Tangkal Virus Corona, Amankah Menyemprot Disinfektan ke Kabin Mobil?

Masalah Covid-19 atau virus corona semakin membuat masyarakat sadar pentingnya kebersihan diri dan lingkungan sekitarnya. Salah satunya dengan lebih rajin membersihkan kendaraannya.
Seperti kondisi kabin mobil yang menjadi salah satu tempat berkumpulnya kuman dan bakteri. Kini mulai banyak pemilik mobil yang menyemprot kabin mobilnya dengan cairan disinfektan yang mengandung alkohol dan klorin.
Tapi, amankah menyemprot disinfektan ke kabin mobil?
Menurut Head Product Improvement/EDER Dept Technical Service Division PT ADM, Bambang Supriyadi, cairan disinfektan untuk tujuan membunuh virus corona biasanya memiliki kandungan klorin atau alkohol 70 persen.
"Larutan alkohol dan klorin pasti ada efeknya untuk interior. Alkohol sifatnya panas, bisa merusak lapisan plastik seperti jok sintetis dan stiker karbon. Sedangkan klorin efeknya korosif ke komponen logam," kata Bambang saat dihubungi kumparan belum lama ini.
Selain itu sisa-sisa semprotan yang berupa cairan bisa saja mengendap di dalam kabin. Ketika AC dinyalakan dan mobil digunakan bisa terhirup oleh pengemudi dan penumpangnya.
"Aroma menyegat dari bahan kimia yang digunakan bisa mengganggu pernafasan. Setelah didisinfektan, begitu AC nyala malah sisa-sisa larutan tadi terserap ke filter dan tersirkulasi lagi sehingga terhirup oleh pengemudi dan penumpang," ujarnya.
Untuk itu, Bambang menyarankan pembersihan kabin mobil cukup menggunakan cairan sabun dan lap basah. Area yang dibersihkan pun cukup yang sering tersentuh tangan, seperti dasbor, gagang pintu, setir kemudi, hingga tuas transmisi.
"Apaagi untuk mobil rental yang sering berganti-ganti pengemudi. Cukup di kabin mobil itu lebih baik dilap dengan air sabun antiseptik dan kain saja sudah cukup,"
Bersihkan filter AC
Selain itu, pemilik mobil juga bisa membersihkan filter AC lebih sering agar sirkulasi udara di kabin mobil lebih segar. Ini membuat kesehatan pernapasan pengemudi dan penumpang mobil lebih terjaga.
"Kalau filter AC dibersihkan, sirkulasi udaranya jadi lebih bersih. Kalau sirkulasinya bersih, udara di dalam kabin lebih bagus, pengemudinya lebih sehat jadi tidak akan gampang sakit atau imunitasnya menurun," pungkasnya.
***
kumparanDerma membuka campaign crowdfunding untuk bantu pencegahan penyebaran corona virus. Yuk, bantu donasi sekarang!
