Tarikan Motor Skutik Kamu Boyo, Bisa Jadi Ini Penyebabnya

kumparanOTOverified-green

·waktu baca 1 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Ilustrasi skuter matik. Foto: kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi skuter matik. Foto: kumparan

Tarikan mesin motor skutik yang terasa berat dan boyo tentu bikin jengkel. Kondisi ini tentu berbahaya ketika anda harus bermanuver untuk mendahului kendaraan.

Jarangnya melakukan perawatan rutin atau pemakaian yang sembarangan dapat memicu kondisi ini. Mekanik Yamaha Pelita Bekasi Arif menjelaskan hal ini bisa jadi karena adanya masalah pada busi. Di mana elektroda pada busi sudah melewati batas pengapian normal.

Ikuti survei kumparan dan menangi e-voucher senilai total Rp3 juta. Isi surveinya sekarang di kum.pr/surveioto

“Penyebab lainnya bisa disebabkan juga pada konduktor coil pengapian pada komponen-komponen coil sudah lemah, bisa dilihat juga dari jalur lilitan tembaga pada timah spul pada motor, lilitan atau kumparan pada tembaga timah spul bisa lemah akan mengurangi pengapian pada sepeda motor mengakibatkan motor matik brebet,” terang Arif.

Ilustrasi perawatan berkala pada komponen motor matik. Foto: Bangkit Jaya Putra/kumparan

Di samping itu, luput mengganti oli mesin juga bisa membuat performa mesin skutik tidak optimal. “Pada motor matik, jangan lupa cek rutin dan ganti v-belt yang sudah aus atau retak,” tuturnya.

Lebih lanjut, Arif menyarankan untuk mengganti oli per 2.000 kilometer atau maksimal 2 bulan. Sedangkan untuk komponen CVT perlu rutin dicek dan dibersihkan, apabila sudah tidak layak segera diganti untuk menjaga performa skutik tetap optimal.