Otomotif
·
4 Agustus 2020 12:30

Tips Cegah Bunyi Berdecit di Rem Belakang Motor

Konten ini diproduksi oleh kumparan
Tips Cegah Bunyi Berdecit di Rem Belakang Motor (30647)
Rem Tromol Motor Kawasaki W175 Foto: Aditia Noviansyah/kumparan
Rem berdecit merupakan salah satu penyakit pada sepeda motor yang masih mengusung sistem rem tromol.
ADVERTISEMENT
Umumnya, bunyi itu timbul ketika pengendara menarik tuas atau menginjak pedal rem, setelah berkendara di kala hujan atau saat setelah motor dicuci.
Tips Cegah Bunyi Berdecit di Rem Belakang Motor (30648)
Rem tromol pada motor matik Foto: Aditya Pratama Niagara/kumparanOTO
"Ini dikarenakan ada kotoran yang menempel di tromol bergesekan dengan kampas rem,” jelas Juki, pemilik bengkel R59 Matic Shop kepada kumparan beberapa waktu lalu.
Selain debu, kampas tromol yang terkikis dan dan cipratan air juga bisa menjadi sebab munculnya suara decitan tersebut.

Tips hilangkan suara decitan pada rem

Tips Cegah Bunyi Berdecit di Rem Belakang Motor (30649)
Ilustrasi membongkar komponen rem tromol belakang sepeda motor. Foto: Istimewa
Soal cara menghilangkannya, Juki menyarankan untuk melakukan inspeksi menyeluruh pada komponen rem tromol. Caranya dengan melepas satu per satu dan membersihkan dari kotoran yang menempel.
"Solusi biasanya kita perawatan rem, rajin semprot dengan angin bertekanan ke komponen rem tromol buat menghilangkan debu,” terang Juki.
Tips Cegah Bunyi Berdecit di Rem Belakang Motor (30650)
Rem tromol Foto: Aditya Pratama Niagara/kumparanOTO
Menyoal biayanya, khusus di bengkelnya yang berlokasi di Jalan Dewi Sartika No. 32, Ciputat, Tangerang Selatan, Juki membanderol perawatan rem berkisar Rp 70 ribu. Harga tersebut sudah termasuk penggantian kampas rem bila sudah aus.
ADVERTISEMENT
Agar suara bising tak muncul lagi, Juki mengimbau untuk melakukan pembersihan minimal satu bulan sekali menggunakan kompresor.
Jika tak memiliki angin bertekanan, setelah dibongkar pemilik bisa membersihkannya dengan sikat kawat atau kain lap kering.
***
(Simak panduan lengkap corona di Pusat Informasi Corona)