Tentang KamiPedoman Media SiberKetentuan & Kebijakan PrivasiPanduan KomunitasPeringkat PenulisCara Menulis di kumparanInformasi Kerja SamaBantuanIklanKarir
2025 © PT Dynamo Media Network
Version 1.100.8
Toyota GR Yaris Bakal Punya Pilihan Transmisi Matik 8-Percepatan
21 Maret 2022 6:17 WIB
·
waktu baca 2 menit
ADVERTISEMENT
Toyota GR Yaris lahir sebagai hatchback yang syarat performa. Sehingga wajar ketika meluncur, mobil ini hanya memiliki transmisi manual. Transmisi manual 6-percepatan itu dikawinkan dengan mesin G16E-GTS 3-silinder DOHC turbocharger berkapasitas 1.6 liter untuk menyalurkan tenaga ke seluruh roda.
ADVERTISEMENT
Menurut laporan, Toyota akan menambah opsi transmisi otomatik 8–percepatan untuk ‘hot hatchback-nya’.
Unit yang saat ini dikembangkan menurut laporan Car Watch menggunakan transmisi matik dengan torque converter dan sebuah planetary gearset. Transmisi matik ini diharapkan bisa menawarkan sensasi berkendara yang cepat dan menjanjikan perpindahan gigi yang cepat.
Pabrikan juga melakukan sejumlah penyesuaian termasuk mengganti intake yang lebih besar dan penambahan oli cooler untuk transmisi. Sedangkan di dalam kabin akan ada penambahan paddle shifter di balik kemudi.
Menurut Shigeru Hayakawa, Wakil Presdir Toyota, transmisi otomatik ini membuat GR Yaris menawarkan sensasi berkendara yang berbeda. Saat ini pabrikan tengah melakukan serangkaian pengetesan terhadap transmisi matik ini ini.
Debut GR Yaris di Indonesia
Toyota GR Yaris pertama kali dikenalkan di Indonesia pada Oktober 2021. Mobil tersebut dijual dengan jumlah terbatas, yakni hanya 126 unit saja.
Mesin GR Yaris menjanjikan tenaga 261 dk dan torsi 360 Nm. Transmisi manualnya menggunakan teknologi intelligent Manual Transmission (iMT). Mobil ini juga dibekali dengan sistem pengereman mumpuni berupa kaliper rem cakram 4 piston 356 mm pada bagian depan dan 2 piston 294 mm pada bagian belakang.
ADVERTISEMENT
Donald Trump mengumumkan tarif impor baru ke banyak negara yang menjadi dimulainya genderangan perang dagang Trump, Rabu (2/4) malam waktu AS. Indonesia termasuk negara yang terdampak kebijakan baru ini. Tarif Impor Baru Trump, Indonesia Kena 32%