Toyota Kids Mobi di JMS 2025, Mobil Listrik Otonom Khusus Anak-anak
·waktu baca 2 menit

Stan Toyota di Japan Mobility Show (JMS) 2025 menampilkan berbagai ide futuristik, mulai dari Corolla Concept hingga minivan Lexus dengan enam roda. Namun, dari semua inovasi itu ada satu kendaraan mungil yang mencuri perhatian mata, yakni Kids Mobi.
Kids Mobi adalah mobil listrik (BEV) otonom yang dirancang khusus untuk anak-anak. Konsep ini digambarkan sebagai kendaraan pribadi dengan kecerdasan buatan (AI) yang aman untuk anak-anak karena bisa mengontrol arah, kecepatan, serta pergerakan di lalu lintas.
Koji Sato, President & CEO Toyota Motor Corporation, mengatakan bahwa perusahaan ingin lebih memikirkan konsumen dan mencari cara untuk memenuhi kebutuhan dasar dari setiap langkah mereka. Ia berharap setiap upaya dapat membawa kebahagiaan bagi semua orang, salah satunya melalui Kids Mobi.
"Jika kita punya sesuatu seperti ini, bukankah itu akan membuka dunia baru bagi anak-anak? Dari ide itulah, rekan-rekan kami mewujudkan solusi mobilitas untuk anak-anak," ujarnya dalam keterangan resmi.
Berbicara tampilan, mobil setrum berbentuk gelembung tersebut didesain seperti kapsul kecil layaknya pesawat luar angkasa dengan warna-warna ceria. Terdapat lampu LED berbentuk mata di bagian depan yang bisa berkedip seolah sedang berinteraksi.
Sensor di bagian atap mobil dibuat menyerupai telinga, memberi kesan lucu seperti karakter animasi. Desain kanopinya terinspirasi dari buku fiksi ilmiah yang dapat terbuka ke atas. Meski spesifikasi resminya belum diumumkan, bagian bodi diperkirakan terbuat dari plastik ringan atau bahan komposit.
Masuk ke dalam kabin, terdapat satu kursi berlapis bulu halus yang nyaman untuk anak-anak dengan tinggi maksimal sekitar 130 sentimeter. Begitu masuk, kanopi menutup otomatis dan asisten AI 'UX Friend' akan langsung aktif untuk mengobrol dan bermain dengan penumpang cilik selama perjalanan.
Mobil mungil ini terbilang canggih karena dibekali sensor dan kamera di sekeliling bodi. Keduanya berfungsi untuk mendeteksi gerakan serta rintangan di sekitar kendaraan sehingga dapat meningkatkan keamanan anak-anak saat mengaspal di jalanan.
"Bukan hanya orang dewasa yang ingin berkendara dan menikmati waktu sendiri, anak-anak juga menginginkan kebebasan bergerak. Sebagaimana orang dewasa memiliki mobil, anak-anak juga berhak mendapatkan pendamping yang dapat diandalkan," sambungnya.
Sebagai informasi, purwarupa Kids Mobi yang ikut melantai di JMS 2025 merupakan bagian dari proyek 'Mobility for All' Toyota. Program tersebut bertujuan menghadirkan kendaraan yang bisa digunakan oleh semua orang, tanpa batasan usia atau kemampuan.
Saat ini, Kids Mobi masih berupa konsep kendaraan yang mencerminkan visi jangka panjang dari Pusat Data AI dan Robotika milik Toyota. Tak menutup kemungkinan proyek ini akan terus dikembangkan dan diproduksi secara massal.
