Traga Jadi Andalan, Isuzu Optimistis Tatap Pasar Niaga 2026

kumparanOTOverified-green

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Isuzu Traga Special Edition. Foto: Aditya Pratama Niagara/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Isuzu Traga Special Edition. Foto: Aditya Pratama Niagara/kumparan

Isuzu Traga masih menjadi salah satu model andalan PT Isuzu Astra Motor Indonesia (IAMI) di segmen kendaraan niaga ringan. Sejak meluncur pada 2018, model ini dinilai terus menunjukkan performa positif dari sisi penyerapan pasar dan menjadi tulang punggung penjualan Isuzu di Indonesia.

Business Strategy Division Head IAMI Rian Erlangga mengatakan, penerimaan konsumen terhadap Traga tergolong sangat baik. Hal itu tercermin dari capaian pangsa pasar yang diklaim telah mendekati setengah dari total segmennya.

“Nah, kalau Traga sih kita happy sekali, karena sejak launching 2018 sampai sekarang penerimaannya sangat baik. Bahkan di 2025 market share-nya sudah sekitar 49 sampai 50 persen, jadi membuktikan model ini sangat diterima masyarakat Indonesia,” ujar Rian saat ditemui kumparan di Kemayoran, Selasa (10/2/2025).

Iring-iringan Isuzu Traga untuk diekspor berjalan setelah dilepas oleh Presiden Joko Widodo di Karawang Timur, Jawa Barat, Kamis (12/12/2019). Foto: ANTARA FOTO/Akbar Nugroho Gumay

Menurut Rian, pencapaian tersebut menjadikan Traga sebagai volume maker bagi Isuzu di pasar domestik. Model ini juga disebut sebagai salah satu kontributor utama terhadap total penjualan perusahaan.

“Secara volume memang Traga bisa dibilang jadi tulang punggung. Ke depan kami ingin terus meningkatkan market share itu dan mencoba berbagai pendekatan baru terhadap model ini,” lanjutnya.

Selain Traga, Isuzu juga mengandalkan beberapa model lain yang masuk dalam jajaran kontributor penjualan terbesar, seperti NMR untuk segmen truk ringan enam roda, serta lini Giga dan FVM yang banyak digunakan di sektor logistik.

Sejumlah pekerja melakukan proses perakitan Isuzu Traga sebelum diekspor di Karawang Timur, Jawa Barat, Kamis (12/12/2019). Foto: ANTARA FOTO/Akbar Nugroho Gumay

Rian menilai, pertumbuhan sektor transportasi dan penyimpanan menjadi salah satu pendorong utama permintaan kendaraan komersial. Tren penggunaan kendaraan box juga disebut terus meningkat seiring perkembangan kebutuhan distribusi barang.

“Kalau melihat tren, sektor transportasi dan storage berkembang cukup besar. Banyak kendaraan seperti FVM atau NMR Long digunakan untuk box karena kebutuhan logistik yang terus naik,” kata dia.

Adapun di segmen light commercial vehicle (LCV) kelas medium pick up, Isuzu Traga bersaing langsung dengan Mitsubishi L300 dan Toyota Hilux Rangga. Berdasarkan akumulasi data wholesales Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo), periode Januari hingga Desember 2025, Traga mencatatkan penjualan sebanyak 11.279 unit.

Pada periode yang sama, Mitsubishi L300 membukukan penjualan 12.410 unit, sementara Toyota Hilux Rangga mencatatkan distribusi sebanyak 6.408 unit. Dengan capaian tersebut, total penjualan ketiga model di segmen medium pick up sepanjang 2025 mencapai 30.097 unit.

Data tersebut menunjukkan persaingan di segmen medium pick up masih berlangsung ketat, meski Isuzu Traga tetap menjadi salah satu pemain utama.