Truk Daimler Jadi Primadona di Tambang Nikel
·waktu baca 3 menit

Head of Products and Marketing Daimler Commercial Vehicle Indonesia (DCVI), Faustina, mengungkapkan pasar kendaraan di segmen niaga berangsur membaik. Pun dengan penjualan truk dan bus Daimler.
“Sampai akhir tahun 2021 ini kami prediksi market share truk bisa di angka 9 persen, tapi ini untuk truk yang 10 tahun ke atas, ya,” jelas Faustina.
Angka itu, sambung Faustina, meningkat dibanding saat DCVI pertama kali hadir pada 2017. Saat itu, Daimler hanya meraup market share segmen truk sebanyak 1,7 persen.
Meningkatnya market share truk Daimler tersebut, diakibatkan tingginya permintaan truk baru pada segmen tambang dan nikel.
“Untuk kebutuhan tambang, jujur kami sekarang sedang kewalahan memenuhi permintaan, baik itu yang Actros sama Axor. Jadi sekarang ini memang kami rutin terus menanyakan ke prinsipal, ada barang nggak. Bahkan untuk awal tahun depan, untuk truk tambang itu nanti datang sudah tinggal kirim ke konsumen semua,” beber Faustina.
Bicara soal modelnya, truk model Actros dan Axor dengan jenis 6x4, 6x6, dan 8x4, masih jadi yang paling laris. “Sekarang Axor yang 2528 CH itu juga banyak ke nikel, 6x4 tapi yang 25 sampai 30 ton,” tambah Faustina.
Bus cenderung stagnan
Sementara pada segmen bus, market share Daimler memang cenderung stagnan. Ini dikarenakan situasi pandemi COVID-19 yang terjadi serta adanya beberapa kebijakan larangan bepergian ke luar kota yang membuat banyak perusahaan otobus enggan membeli bus baru.
“Kalau bus kami maintain di 2020 saja itu di 46,7 persen untuk yang 10 tahun ke atas. Tahun ini kami harap sih bisa menutup market share di angka yang mirip ya, sekitar 46-47 persen,” ujar Faustina.
Dari segi kontributor, bus Daimler dengan kode OH1526 dan OH1626 masih jadi yang favorit. Disusul dengan OC500RF 2542, OF1623 dan OF917.
Wholesales naik
Mengacu data wholesales Gaikindo, pada periode Januari hingga November 2021, jenama komersial asal Jerman itu berhasil membukukan angka distribusi sebanyak 1.353 unit. Angka itu naik hingga 143,8 persen dari 2020 yang hanya 555 unit.
Sementara dibanding periode yang sama 2019, capaian itu terkoreksi 30,4 persen dari 1.944 unit. Sayangnya dalam hal penjualan ritel, Daimler justru mengalami penurunan penjualan sebesar 15,9 persen dari 1.786 unit pada 2020 menjadi 1.502 unit pada 2021.
Berikut kontribusi penjualan per model dari Daimler.
Truk
Axor 6x4 - 850 unit
Axor 4x2 - 79 unit
Axor 8x4 - 73 unit
Arocs 8x4 - 70 unit
Arocs 6x4 - 54 unit
Axor 6x2 - 46 unit
Actros 6x4 - 34 unit
Arocs 6x6 - 12 unit
Actros 6x6 - 11 unit
Arocs 4x4 - 4 unit
Actros 4x4 - 2 unit
Actros 8x4 - 0 unit
Arocs 6x2 - 0 unit.
Bus
OH1626 - 88 unit
OF917 - 14 unit
OH1526 - 8 unit
OC500RF 2542 - 8 unit
OC500RS 1836 - 1 unit
OC500U 1726 - 0 unit
OF1623 - 0 unit.
***
