Tujuan Ekspor Mobil Mitsubishi Produksi Indonesia Jadi 39 Negara

kumparanOTOverified-green

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Ekspor Mitsubishi Xpander ke Filipina Foto: dok. MMKSI
zoom-in-whitePerbesar
Ekspor Mitsubishi Xpander ke Filipina Foto: dok. MMKSI

Menteri Perindustrian Indonesia Agus Gumiwang Kartasasmita pada kunjungan kerja ke Jepang, mengagendakan diskusi dengan beberapa prinsipal otomotif.

Dari 5 pabrikan otomotif, Menperin lebih dahulu menemui Mitsubishi pada hari pertama kunker, Rabu (10/3). Hasilnya, ada komitmen positif.

Pabrikan tiga berlian, bakal membuka izin ekspor mobil yang dibuat MMKI (Mitsubishi Motor Krama Yudha Indonesia) ke 9 negara baru.

Mesin Mitsubishi Xpander diproduksi Indonesia di pabrik PT Mitsubishi Motors Krama Yudha Indonesia (MMKI). Foto: dok. Mitsubishi Indonesia

Menperin Agus menyebut, ini memang misi dari kunjungan kerja ke Jepang, untuk melobi agar pabrikan bisa memberikan izin perluasan tujuan ekspor.

"Dan Mitsubishi memang sudah melakukan ekspor ke 30 negara saat ini. Dengan tambahan 9 negara, berarti totalnya menjadi 39 negara," tuturnya.

Namun terkait dengan negara mana yang akan disasar. Informasinya belum diungkapkan Menperin, begitu juga Mitsubishi Indonesia.

Mitsubishi Xpander HEV bermesin hybrid, akan meluncur 2023. Foto: Istimewa

Investasi Rp 11,2 triliun dan produksi Xpander Hybrid

Menperin juga membocorkan soal dengan rencana investasi Mitsubishi sampai Rp 11,2 triliun, dan pengembangan Mitsubishi Xpander Hybrid.

Bukan jumlah yang sedikit. Dana tersebut rencananya bakal dialokasikan buat menambah kapasitas produksi pabrik MMKI, sampai 250.000 unit per tahunnya.

"Mereka juga akan mengembangkan 2 model Xpander derivatif, berbentuk hybrid dan PHEV, dan untuk model kedua ada menjadi produk ekspor pada negara-negara tujuan ekspor," tuturnya.