kumparan
21 November 2019 20:26

Undang Pemilik Honda PCX buat Pemeriksaan, AHM Belum Lapor Kemenhub

Test Ride Honda PCX 150
Asyik melahap tikungan pakai Honda PCX 150 Foto: Istimewa
Imbauan kepada pemilik Honda PCX untuk pemeriksaan dan perbaikan, terkait komponen Sprocket Cam yang kemungkinan mengalami kerusakan, ternyata belum ada laporannya ke Kementerian Perhubungan.
ADVERTISEMENT
Padahal bila mengacu pada Peraturan Menteri Perhubungan Nomor 33/2018 tentang Pengujian Tipe Kendaraan Bermotor, tepatnya di pasal 79, mekanisme penarikan kembali untuk perbaikan wajib terlebih dahulu dilaporkan kepada Menteri Perhubungan.
Setelah itu, penarikan kembali secara massal baru dilakukan. Kemudian laporan soal pelaksanaan perbaikannya, lalu wajib dilaporkan kembali. Jadi setidaknya ada dua kali laporan yang dilakukan.
Otomotif, honda PCX, sepeda motor,
Honda PCX. Foto: Istimewa
"Belum kami terima surat dimaksud. Tidak ada --laporan untuk melakukan pemeriksaan dan perbaikan kemungkinan cacat komponen, ini komitmennya yang ditagih," ucap Kasubdit Uji Tipe Kendaraan Bermotor Kemenhub, Dewanto Purnacandra kepada kumparan, Rabu (20/11).
Namun, Dewanto menuturkan, menurut informasi dari pihak AHM, mereka sedang menyiapkan suratnya. AHM disebut berkomitmen, hanya butuh waktu untuk dicek masalah sebenarnya seperti apa, sebelum membuat laporan.
ADVERTISEMENT
"Mereka recall dahulu itu lebih bagus, laporan menyusul, misalnya berapa yang terindikasi, berapa yang sudah di-recall dan sebagainya," ucapnya.
Terkait dengan hal tersebut, Thomas Wijaya Sebagai Direktur Pemasaran PT Astra Honda Motor (AHM) tak mengangkat sambungan ponsel dan belum membalas pesan via whatsapp redaksi kumparan.
Berdasarkan pernyataan Production, Engineering, and Procurement Director Astra Honda Motor (AHM) David Budiono, setidaknya ada kurang lebih 280 unit motor PCX yang statusnya NG (not good), alias cacat produksi.
"Jadi dari 3.000 unit produksi --satu hari-- diperkirakan ada 280 unit untuk Honda PCX saja," ucapnya kepada kumparan, Rabu (20/11). Iya angka yang bisa dikatakan tak sedikit.
Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan