Waspada, Efek Negatif Ganti Gigi Motor Tanpa Tarik Tuas Kopling

17 Oktober 2020 17:00 WIB
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-link-circle
more-vertical
Fitur assist & slipper cluth membuat tuas kopling jauh lebih enteng. Foto: Bangkit Jaya Putra/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Fitur assist & slipper cluth membuat tuas kopling jauh lebih enteng. Foto: Bangkit Jaya Putra/kumparan
ADVERTISEMENT
Sepeda motor sport atau motor laki, biasanya dilengkapi dengan tuas kopling, yang umumnya ditarik ketika akan memindahkan gigi, naik atau turun.
ADVERTISEMENT
Namun memang, ada beberapa motor yang sudah dilengkapi fitur Quick Shifter, yang memungkinkan penggantian gigi secara langsung seperti motor pedal.
Test ride Yamaha R25 Foto: Aditya Pratama Niagara/kumparanOTO
Lalu pertanyaannya, apakah motor sport tanpa quick shifter diperbolehkan mengganti gigi tanpa tarik tuas kopling?
Senior Technical Advisor PT Yamaha Indonesia Motor Manufacturing (YIMM), Slamet Kasianom mengatakan, motor yang belum punya Quick Shifter haram hukumnya mengoper gigi tanpa tekan tuas kopling. Kebiasaan ini bisa berakibat fatal.
"Efek yang bisa terjadi adalah gigi-gigi pada rumah kopling bisa rontok dan aus," jelas Slamet saat dihubungi kumparan, Rabu (14/10).
Ilustrasi kopling sepeda motor. Foto: Bangkit Jaya Putra/kumparan
Ketika mengganti gigi tanpa menekan tuas kopling laju motor akan terasa menyentak atau perpindahan gigi tidak halus. Dalam jangka waktu panjang juga bisa merusak komponen kruk as dan part mesin lainnya.
ADVERTISEMENT
"Sensasi atau feeling naik motornya memang mengasyikkan ada seperti hentakan. Tapi itu tidak aman, secara mekanis part jika terus dilakukan akan rusak. Karena beban yang seharusnya ditahan (oleh kopling), tapi posisi gigi belum siap sudah diganti," tuturnya.

Motor harian berbeda dengan motor balap

Pembalap sedang menikung di lintasan Sirkuit Reka Vida non permanen. Foto: Reka Vida
Slamet mengatakan, untuk motor balap yang belum dilengkapi dengan Quick Shifter umumnya menggunakan 'kopling jedek'. Komponen ini adalah hasil modifikasi yang memungkinkan motor bisa mengganti gigi tanpa tuas kopling, namun untuk masa atau durasi pakai tak bisa disamakan dengan Quick Shifter.
"Orang-orang dulu kalau balapan pakai yang namanya 'kopling jedek' tapi harus diingat itukan untuk kepentingan balap agar lebih responsif dan sisi kerusakan adalah nomor kesekian. Beda sama motor harian yang pastinya incar komponen part yang awet." ujarnya.
ADVERTISEMENT
Nah, untuk kamu yang sepeda motornya belum dilengkapi dengan piranti Quick Shifter sebaiknya tinggalkan kebiasaan oper gigi tanpa menekan tuas kopling.