Waspada Rem Mobil Lengket Usai Terobos Banjir, Begini Pencegahannya
·waktu baca 2 menit

Mobil yang terpaksa menerabas genangan tinggi seperti banjir hingga setengah diameter roda atau lebih, setelah sampai rumah ada baiknya cek sistem pengereman.
Kepala Bengkel Auto2000 Cabang Krida Cilandak, Heri Andriyanto menjelaskan, sistem pengereman mobil bisa mengalami lengket kalau langsung diparkir tanpa penanganan khusus.
“Kampas rem mobil baik disc brake maupun tromol bisa kotor kalau terkena air hujan. Biasanya, air-airnya kan ada debu, pasir dan lainnya. Itu bisa bikin lengket kalau tidak dibersihkan,” katanya saat dihubungi kumparan belum lama ini.
Ini karena pasir, debu, atau kotoran yang terbawa hujan dan banjir bisa menempel di sela-sela kampas rem. Guna membersihkannya bukan disemprot air. Justru bisa berakibat buruk.
“Sistem pengeremannya malah bisa berkarat apalagi disc brake itu pasti piringannya keesokan hari setelah disiram akan timbul bercak coklat dan bahaya lain. Enggak direkomendasikan,” jelasnya.
Biar tidak lengket atau mobil susah digerakkan esok pagi, Heri menganjurkan sebelum masuk garasi ada baiknya mainkan rem mobil. Bila tidak, jangan kaget ketika hendak mundur atau maju, lajunya tertahan kampas yang menempel di cakram atau tromol.
“Setelah dipakai hujan-hujanan yang melewati genangan ringan, ajak dulu mobilnya jalan-jalan sambil rem mobilnya dimainkan sedikit. Nanti, sisa air enggak bakal nempel lagi dan rem akan kering dan bersih dengan sendirinya,” sambungnya.
Selain melakukan hal tersebut, pemilik harus melakukan servis berkala untuk memastikan sistem pengereman dalam kondisi prima. Biasanya, servis yang dilakukan sudah termasuk dengan pembersihan menggunakan cairan brake cleaner.
“Biasanya kalau servis sudah include brake cleaner. Jadi selain air, pasir yang menempel juga bisa ikut dibersihkan. Lebih maksimal, harganya sendiri tergantung jenis mobilnya,” pungkasnya.
