Wuling Almaz Hybrid Pakai Mesin 2.000 Cc, Seliter Bisa 21 Km
ยทwaktu baca 2 menit

Wuling Almaz Hybrid akhirnya muncul pertama kali di Indonesia melalui pameran Indonesia Electric Motor show (IEMS) 2022. Modelnya menggunakan Wuling Almaz reguler yang saat ini dijual.
Namun tidak untuk jantung mekanisnya. Dalam informasi yang disajikan pabrikan, dapur pacunya menggendong mesin bensin 2.000 cc. Selain itu disematkan pula Dedicated Hybrid Transmission serta baterai lithium ion.
Baterainya itu kemudian untuk menyokong kerja motor listrik dan generator yang ada di Wuling Almaz Hybrid. Disebutkan bahwa motor listriknya menggunakan arsitektur P1/P3.
Figur hibrida yang ditawarkan mengingatkan akan model mobil hybrid Wuling lain yang telah mengaspal sebelumnya di China, yakni Wuling Asta HEV. Model tersebut memiliki spesifikasi serupa Wuling Almaz Hybrid.
Sedikit mengulas performanya, powertrain-nya menggunakan kombinasi kerja mesin 2.000 cc dengan motor listriknya, yang menjanjikan daya hingga 134 dk dan torsi maksimum sebesar 320 Nm.
Keluaran dayanya didistribusi melalui Dedicated Hybrid Transmission (DHT) elektromagnetik. Tak lupa ada fungsi Intelligent Electronic Control System, yang akan menyesuaikan performa sesuai kebutuhan agar tetap efisien.
Komponen tersebut boleh dibilang sebagai otak operasi kendaraan, untuk mengoperasikan mode paralel seri motor P1/P3, hanya listrik murni dalam mode cruising di perkotaan, atau kerja mesin langsung saat membutuhkan akselerasi maksimal.
Wuling mengklaim, kombinasi kerja sistem hibridanya itu menawarkan efisiensi bahan bakar 4,6 liter per 100 kilometer, atau sekitar 21 km/liter. Perlu diingat, ini merupakan klaim untuk model Wuling Asta HEV, bukan Wuling Almaz Hybrid yang bisa jadi berbeda.
Menarik menantikan debutnya di Indonesia, sebagai pilihan baru mobil hybrid. Sumber kumparan menyebut bahwa peluncuran Wuling Almaz Hybrid dilakukan bulan depan.
