Wuling dan BDF Kolaborasi Perluas Ekosistem Kendaraan Listrik di Bali
·waktu baca 3 menit

PT SGMW Motor Indonesia (Wuling) resmi menandatangani Nota Kesepahaman (MoU) dengan PT Bali-Kerthi Development Fund Ventura (BDF) di Imperial Ballroom Intercontinental Bali Resort Jimbaran, Kamis (12/9).
Penandatanganan tersebut dilakukan oleh Presiden Direktur Wuling Motors Shi Guoyong dan Direktur Utama BDF I Made Gunawirawan, yang disaksikan oleh Ketua Umum Periklindo Moeldoko dan Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Bali IGW Samsi Gunarta yang dilakukan di hari pertama gelaran Periklindo Electric Vehicle Conference (PEVC).
Penandatanganan MoU itu jadi ini langkah awal Wuling bersama BDF dalam mengembangkan ekosistem kendaraan listrik di Bali.
"Bali mempunyai potensi besar dalam pertumbuhan kendaraan listrik di luar dari pulau Jawa. Hal ini tidak lepas dari bertumbuhnya tren pariwisata ramah lingkungan sampai dengan gaya hidup untuk menyewa mobil listrik bagi para wisatawan baik domestik dan mancanegara sebagai partner mobilitas selama di Bali,” kata Shi Guoyong melalui keterangan resminya.
“Kami berharap langkah ini turut berkontribusi positif untuk sektor pariwisata dan mempercepat transisi ke kendaraan listrik. Hal ini sejalan dengan semangat Drive for a Better and Green Life,” lanjutnya.
Isi MoU tersebut, Wuling bersama dengan BDF akan mendorong penggunaan kendaraan listrik di zona hijau serta menjadi salah satu cara untuk mempromosikan area wisata yang mendukung green initiatives.
Lewat hal tersebut, kendaraan listrik bisa menjadi salah satu alternatif transportasi ramah lingkungan yang utama. Cara tersebut tidak hanya mendukung pelestarian lingkungan di area yang dilindungi, tetapi juga membantu membangun citra Bali sebagai tujuan wisata yang berkelanjutan.
Tak hanya itu, keduanya akan bersama-sama mengembangkan infrastruktur guna mendukung percepatan adopsi kendaraan listrik, serta fokus kepada lokasi strategis yang mempermudah akses bagi para pengguna kendaraan listrik baik dari kalangan masyarakat maupun wisatawan yang menggunakannya.
Kerja sama itu juga pengembangan ekosistem kendaraan listrik, pelatihan pengguna mobil listrik sampai dengan pertukaran data untuk mengoptimalkan penggunaan dan manajemen kendaraan listrik.
Pastinya kerja sama ini bakal menjadi manfaat yang bisa dikembangkan untuk kepentingan bersama ke depannya. Lewat nota kesepahaman ini pula Wuling berupaya meningkatkan daya saing kendaraan listrik dengan menghadirkan pembiayaan yang terjangkau, serta memberikan insentif khusus dan dukungan perawatan.
Itu membuat masyarakat dan pelaku usaha lebih mudah memiliki kendaraan listrik untuk mendukung pertumbuhan pariwisata hijau di Bali.
“Inisiatif bersama Wuling ini merupakan langkah strategis untuk masa depan Bali yang lebih hijau dan berkelanjutan. PT Bali-Kerthi Development Fund Ventura berkomitmen mendukung pengembangan ekosistem kendaraan listrik,” kata Direktur Utama BDF I Made Gunawirawan.
“Melalui kerja sama ini tentunya bisa berdampak positif bagi Bali dan semakin meningkatkan penggunaan mobil listrik di kalangan masyarakat. Sehingga popularitas mobil listrik dapat lebih cepat berkembang dan mengukuhkan Bali sebagai destinasi wisata yang ramah lingkungan,” pungkasnya.
Selain itu bentuk kerja sama lainnya adalah Wuling menyediakan kendaraan listrik untuk dipamerkan di berbagai acara. Tujuannya adalah meningkatkan kesadaran publik dan mempercepat adopsi kendaraan listrik.
Harapannya, program ini dapat menjadi ajang berbagi pengalaman berkendara mobil listrik dan menjangkau lebih banyak kalangan, serta meningkatkan kesadaran publik akan manfaat dari menggunakan kendaraan listrik berbasis baterai ini.
