Wuling Respons Subsidi Mobil Listrik Rp 80 Juta
·waktu baca 2 menit

Wacana subsidi pembelian mobil listrik sebesar Rp 80 juta dari pemerintah tentu menjadi angin segar untuk masyarakat Indonesia.
Saat ini, mobil listrik paling murah yang tersedia di pasaran jatuh kepada Wuling Air ev tipe Standard range dengan harga Rp 238 juta on the road (OTR) Jakarta.
Bila regulasi tersebut benar terealisasikan, harga Air ev varian termurah berpeluang lebih terjangkau. Hitungan kasarnya, bila ditambah subsidi Rp 80 juta, banderolnya bisa menjadi Rp 158 juta.
Menanggapi wacana tersebut, Brand and Marketing Director Wuling Motors, Dian Asmahani masih enggan berkomentar banyak.
“Belum bisa bicara terlalu jauh, soalnya kita mesti melihat regulasi dulu seperti apa karena nanti banyak faktor. Memang saat ini itu kan masih wacana dari bapak Agus (Menteri Perindustrian), ya,” kata Dian ketika dihubungi kumparan (15/12).
Menurutnya, sebelum wacana soal subsidi mobil listrik itu mencuat, pemerintah telah banyak berperan untuk membantu memudahkan masyarakat memiliki mobil listrik.
“Karena sebenarnya sekarang pun Air ev kan permintaannya cukup banyak, pemerintah juga sudah mengeluarkan PPnBM dan ada beberapa insentif serta kemudahan-kemudahan juga seperti ganjil-genap,” pungkas Dian.
Mengacu data penjualan dari Gaikindo, sejak bulan Agustus lalu hingga November, Wuling Air ev sudah terjual secara wholesales-dari pabrik ke diler-sebanyak 5.921 unit.
Adapun, Menperin Agus Gumiwang Kartasasmita menyebut, wacana pemberian subsidi untuk pembelian mobil listrik sebesar Rp 80 juta hanya akan untuk mobil-mobil listrik yang diproduksi di Indonesia.
Pemberian subsidi diharapkan mampu mewujudkan target penggunaan mobil listrik sebanyak 35 ribu unit pada 2023.
***
