Yadea, Motor Listrik Terlaris Kedua di Dunia Meluncur di IIMS 2023

kumparanOTOverified-green

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Motor Listrik Yadea G5. Foto: dok. Yadea
zoom-in-whitePerbesar
Motor Listrik Yadea G5. Foto: dok. Yadea

Merek motor listrik terlaris kedua di dunia asal China, Yadea akan meramaikan gelaran Indonesia International Motor Show (IIMS) 2023. Merek tersebut resmi hadir di Indonesia di bawah naungan Indomobil Group melalui anak usaha PT Indomobil Emotor Internasional.

“Kami kenalkan 3 model sepeda motor listrik dan 4 model sepeda listrik di IIMS 2023. Kami yakin Yadea akan masuk dengan cukup baik di market Indonesia dengan didukung jaringan Indomobil Group,” ungkap Marketing Manager Yadea, Benny beberapa waktu lalu.

Perkenalan Yadea di Indonesia. Foto: Aditya Pratama Niagara/kumparan

Sekadar informasi, Yadea sendiri berhasil menjual 13,8 juta unit motor listrik di tahun 2021. Perusahaan tersebut memiliki delapan fasilitas produksi di China dan satu di Vietnam.

“Saat ini, Yadea memusatkan penjualan di Eropa, Amerika dan Asia Timur. Belakangan ini, mulai merambah ke Asia Tenggara dengan membangun pabrik di Vietnam dan melirik pasar Indonesia,” jelasnya.

Informasi mengenai model yang bakal dikenalkan di Indonesia masih ditutup rapat-rapat oleh Indomobil Group. Namun, perusahaan ini punya 50 model motor listrik yang sudah dipasarkan di seluruh dunia dikutip Motorcycle Data.

Perkenalan Yadea di Indonesia. Foto: Aditya Pratama Niagara/kumparan

Jenama asal China tersebut juga sudah meluncurkan platform terbaru, All New Guanneng 3 pada Juni tahun lalu. Mengutip laman resminya, salah satu fokus utama pada platform ini adalah masa pakai baterai yang tahan lama.

Baterainya sendiri diklaim mampu menyimpan energi 30 persen lebih banyak dari generasi sebelumnya sebab menggunakan material karbon nanofiber untuk meningkatkan densitas energinya.

Selain itu, Yadea juga menyematkan smart lamp di lampu depan, anti-skid tires yang memastikan roda tidak selip hingga sistem self balancing expert untuk memastikan titik center of gravity tetap berada di tengah.

video youtube embed