Yamaha Belum Berencana Suntik Mati Vixion

22 Januari 2020 15:00
sosmed-whatsapp-whitecopy-link-circlemore-vertical
Yamaha Vixion Foto: dok. YIMM
zoom-in-whitePerbesar
Yamaha Vixion Foto: dok. YIMM
ADVERTISEMENT
Dua sepeda motor Yamaha, yakni Xabre dan Byson telah memasuki masa pensiunnya. Keduanya sudah tidak lagi diproduksi karena pergeseran tren.
ADVERTISEMENT
Padahal sebelum kedua model ini lahir, ada satu motor sport pabrikan tiga garpu tala yang cukup populer. Bahkan boleh dibilang bentuknya tak seagresif dua motor tadi namun masih diniagakan.
Yamaha Vixion Foto: dok. YIMM
zoom-in-whitePerbesar
Yamaha Vixion Foto: dok. YIMM
Ya, dia adalah Yamaha Vixion, motor sport naked 150 cc yang dirilis Yamaha Indonesia pada medio 2007. Motor sekaligus jadi senjata andalan pabrikan kala rivalnya belum berpengabut injeksi.
Benar saja, sejak awal kemunculannya, Vixion seakan menjadi standar baru motor sport 150 cc. Tak cuma mesinnya yang sudah disematkan teknologi injeksi dan berpendingin cairan, model ini akrab dengan sasisnya berupa delta box.
Yamaha Vixion Foto: dok. YIMM
zoom-in-whitePerbesar
Yamaha Vixion Foto: dok. YIMM
Hingga kini regenerasinya terus dilakukan. Berdasarkan silsilah, Yamaha Vixion yang saat ini diniagakan merupakan generasinya yang kelima. Pada model ini, disediakan dua pilihan mesin: 150 cc dan 155 cc seperti kepunyaan R15 yang sudah disuntik VVA (Variable Valve Actuation).
ADVERTISEMENT
Varian baru tersebut hadir untuk meladeni Honda CB150R Street Fire.
  • Generasi pertama tahun 2007
  • Generasi kedua tahun 2010
  • Generasi ketiga tahun 2012
  • Generasi keempat tahun 2015
  • Generasi kelima tahun 2017
Lalu pertanyaannya, mengapa Vixion tak seperti saudaranya itu dan masih dipertahankan oleh Yamaha? Mengingat kue pasar segmen motor sport kini cenderung kecil, tergerus segmen matik.
Yamaha Vixion Foto: dok. YIMM
zoom-in-whitePerbesar
Yamaha Vixion Foto: dok. YIMM
General Manager After Sales and Motorsport PT Yamaha Indonesia Motor Manufacturing (YIMM) M. Abidin menyebut, pabrikan tetap memproduksi Vixion untuk memenuhi kebutuhan konsumennya, yang fokus terhadap fungsional dan harga, ketimbang style.
"Yamaha Vixion tetap ada, karena dia jadi standar di kelasnya ya, seperti motor matik itu ya dikenal dengan Mio begitu," ujar Abidin saat berbincang dengan kumparan belum lama ini.
Yamaha Vixion Foto: dok. YIMM
zoom-in-whitePerbesar
Yamaha Vixion Foto: dok. YIMM
Makin bertambah umur, Abidin berpandangan bila konsumen V-Ixion sedikit meluas. Umumnya mereka adalah para loyalis Yamaha.
ADVERTISEMENT
Maklum, dari deretan motor sport naked, cuma Vixion yang namanya mengakar dan terus dijual hingga kini. Apalagi terus terpampang di laman resmi sejak 13 tahun lalu.
"Penggemarnya tetap ada, karena jualan Yamaha itu yang penting unsur touch-nya, semakin klasik, semakin banyak yang cari, ya seperti Scorpio dulu," pungkas Abidin.
Yamaha Vixion Monster Energy Edition Foto: Aditya Pratama Niagara/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Yamaha Vixion Monster Energy Edition Foto: Aditya Pratama Niagara/kumparan
Bila Anda berminat memboyongnya, Vixion terbaru diniagakan dalam tiga model: standar, livery Monster Energy, dan R. Masing-masing diniagakan Yamaha dengan banderol Rp 27,7, 28,405, dan 31,385 juta.
Baca Lainnya
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020