2 Macan Tutul Langka Lahir di Kebun Binatang Amerika Serikat

Di awal tahun ini, dua anak macan tutul amur yang diketahui sangat langka telah lahir di sebuah kebun binatang di Amerika Serikat. Nama kebun binatang tempat dilahirkannya satu anak macan jantan dan satu anak macan betina itu adalah Connecticut's Beardsley Zoo.
Macan tutul amur yang memiliki nama ilmiah Panthera pardus orientalis merupakan spesies terancam punah. Jumlah populasi mereka hanya tersisa 80 ekor di alam liar dan 200 ekor di penangkaran di seluruh dunia.
Mengingat jumlah populasi mereka yang sudah sangat sedikit, maka setiap anak macan tutul amur yang lahir merupakan hal yang sangat penting bagi kelangsungan hidup spesies ini. “Macan tutul amur berada di ambang kepunahan,” tulis Gregg Dancho, direktur kebun binatang tersebut di dalam postingan Facebook.
Pelestarian hewan-hewan langka ini telah menjadi misi utama Connecticut's Beardsley Zoo yang kini tergabung dalam Association of Zoos and Aquarium (AZA). Melalui Program Species Survival Plan, para anggota AZA bertekad untuk meningkatkan jumlah hewan langka dalam perawatan manusia, yang nantinya spesies-spesies tersebut akan kembali dilepasliarkan.
“Kelahiran beberapa macan tutul amur ini sangat berharga bagi populasi mereka. Di mana dapat membantu memastikan kelangsungan hidup hewan-hewan berharga ini untuk generasi mendatang,” tulis Dancho, seperti dikutip dari IFL science.
Kelahiran macan tutul amur nyatanya memberikan tantangan baru. Dari tiga macan tutul yang dilahirkan Freya (nama induknya) pada 25 Januari lalu, hanya dua yang bertahan hidup hingga saat ini.
Dan untuk merawat dua anak macan tutul yang masih hidup, dokter butuh memantau serta memberikan perawatan selama 24 jam. Terlebih, khusus si anak macan betina, dia harus diberikan antibiotik untuk mencegah infeksi. Beruntung, setelah diberi antibiotik, keadaannya jadi membaik.
Enam minggu pertama menjadi “tonggak penting” dalam kelangsungan hidup kedua bayi macan tutul tersebut. Setidaknya, para petugas kebun binatang harus memberi makan bayi-bayi itu lima kali sehari dengan cairan pengganti susu macan yang dilengkapi dengan vitamin untuk membantu menambah berat badannya.
Kini, kedua bayi macan tutul amur ini telah memiliki berat sekitar 2,5 kilogram. Ukuran tubuh bayi jantan sedikit lebih besar ketimbang bayi betina. Selain punya badan lebih kecil, bayi macan betina juga mengalami kelainan unik yang disebut melanistik, yakni kelainan yang terjadi pada hewan karena kelebihan pigmen hitam dan menyebabkan sekujur tubuh mereka berwarna hitam (kebalikan dari albino).
Warna hitam yang sangat langka itu hanya terjadi pada 1 dari 10 macan di seluruh dunia. Sebagian besar terjadi di Asia Tenggara, di hutan tropis yang dihuni oleh banyak jenis macan dan berbaur satu sama lain.
Adapun Macan tutul amur hitam dan jaguar hitam merupakan satu-satunya kucing besar yang terdokumentasikan mengalami melanistik, yang kemudian dikenal sebagai macan kumbang.
