4 Alasan Tubuh Makin Gemuk saat Pacaran atau Setelah Menikah

Salah satu kalimat yang sering diucapkan orang Indonesia ketika melihat temannya yang baru berpacaran atau menikah adalah ‘Makin gemuk nih, pasti bahagia.’
Bertambah berat badan seringkali dijadikan tolak ukur kebahagiaan seseorang setelah memiliki pasangan, baik itu pacaran atau ketika sudah menikah.
Mengapa memiliki pasangan membuat kita menjadi lebih gemuk?
Sebuah penelitian dilakukan oleh Central Queensland University yang menunjukkan adanya perbedaan gaya hidup antara orang yang punya pasangan dan belum.
Penelitian tersebut dilakukan pada 15.001 orang dewasa di Australia dengan rata-rata umur 52,9 tahun, 74 persen di antaranya berpasangan, dan dilakukan sejak tahun 2005 hingga 2014.
Studi yang dipublikasikan di Plos One pada Februari 2018 ini menunjukkan kalau orang yang sudah memiliki pasangan cenderung akan mengalami perubahan dalam gaya hidup mereka.

Mereka yang sudah berpasangan cenderung lebih banyak mengkonsumsi buah dan sayur, serta tidak begitu banyak mengkonsumsi makanan cepat saji, meminum alkohol, atau merokok. Selain itu, mereka juga ternyata cukup rajin berolahraga.
Lalu, mengapa pertambahan berat badan tetap terjadi ketika gaya hidup orang yang sudah memiliki pasangan jadi lebih sehat? Ini empat alasannya, seperti dilansir dari Huffington Post.
1. Orang yang sudah menikah tidak perlu lagi menarik perhatian orang lain

Menurut Stephanie Schoeppe, penulis utama studi tersebut kepada NewScientist, ketika seseorang sudah menikah, mereka merasa tidak perlu lagi berpenampilan menarik untuk menarik perhatian lawan jenis.
“Ketika orang yang sudah berpasangan tidak perlu lagi terlihat langsing dan menarik untuk menarik perhatian, mereka merasa lebih nyaman untuk memakan makanan yang tinggi lemak dan gula," ujar Schoeppe.
2. Punya anak

Schoeppe juga mengatakan kalau punya anak bisa membuat pasangan jadi lebih gemuk. Hal ini dikarenakan orang yang punya anak seringkali memakan makanan sisa anaknya atau ikut makan cemilan milik anak. Hal seperti inilah yang membuat pasangan yang sudah punya anak cenderung bertambah berat badannya.
3. Lebih sering menghabiskan waktu di rumah

Berbeda dengan orang yang masih lajang, orang yang sudah berpasangan cenderung lebih banyak di rumah. Orang yang masih lajang sering keluar rumah dengan harapan bisa mendapat pasangan, namun setelah memiliki pasangan, orang cenderung lebih senang di dalam rumah.
Menghabiskan waktu di rumah bisa menambah berat badan, terutama juga kegiatannya hanya menyaksikan televisi tanpa henti sembari makan camilan.
4. Dipengaruhi pasangan yang gaya hidupnya sehat

Menurut studi yang dilakukan di Amerika Serikat, pasangan bisa saling mempengaruhi, termasuk soal kesehatan. Ketika seseorang berkomitmen untuk hidup sehat dan lebih banyak olahraga, maka pasangannya akan mengikuti.
Hal tersebut juga berlaku sebaliknya, ketika pasangan tidak hidup sehat dan jarang olahraga, maka mereka berdua cenderung bertambah gemuk bersama-sama.
Bagaimana denganmu? Apakah kamu juga merasa demikian? Atau malah merasa tidak ada perubahan apa-apa dengan berat badan?
