5 Hewan dengan Waktu Tidur Tersingkat, Ada yang Cuma 1 Jam Sehari

Beberapa hewan memiliki jam tidur yang sangat lama, misal, singa atau koala yang bisa menghabiskan waktu tidurnya sampai 22 jam. Namun, ada juga beberapa hewan yang memiliki tidur yang sangat singkat.
Beberapa binatang yang memakan rumput harus bertahan dengan waktu tidur yang lebih sedikit. Sebab, mereka harus menghabiskan banyak waktu untuk makan agar bisa bertahan hidup.
Berikut daftar hewan dengan waktu tidur singkat, seperti dikutip Sleep.org.
Domba: 5 jam per hari
Sama seperti manusia, domba sebagian besar waktu tidurnya dilakukan pada malam hari. Meski begitu, domba cenderung hanya tidur 4-5 jam semalam.
Uniknya, hewan ini akan melakukannya dengan berdiri atau berbaring. Mereka bakal tidur bersama kawanannya, dengan beberapa domba di antaranya akan tetap bangun untuk menjaga kawanannya dari ancaman predator.
Jerapah: 4-5 jam per hari
Entah bagaimana, hewan tertinggi di dunia ini bisa bertahan dengan sangat sedikit tidur. Secara total, jerapah tidur sekitar 4,6 jam per hari. Sebagai pemakan rumput, jerapah menghabiskan sebagian besar waktunya untuk makan.
Sebagian besar waktu tidur mereka terjadi dalam tidur siang singkat yang berlangsung selama 35 menit atau kurang. Selain tidur dalam posisi berbaring, jerapah juga mampu tidur dalam posisi berdiri.
Gajah: 3-4 jam per hari
Sebagai hewan penggembala, gajah memiliki kebutuhan tidur yang singkat. Secara keseluruhan, gajah rata-rata hanya bisa tidur 2 jam per hari.
Angka tidur tersebut hanyalah rata-rata. Bahkan, beberapa gajah telah diamati melakukan perjalanan selama hampir dua hari penuh tanpa tidur untuk melarikan diri dari pemburu.
Walrus: 2 jam per hari
Walrus dapat menghabiskan waktu hingga 84 jam hanya untuk berenang secara terus menerus. Ketika mereka akhirnya mendapat kesempatan untuk beristirahat, walrus dapat tidur dalam kondisi sambil mengapung di air, berbaring di daratan, atau bersandar pada sesuatu dalam posisi tegak.
Namun, setelah berenang selama 84 jam, walrus akan istirahat dan tidur selama 2 hingga 19 jam per hari. Bahkan, terkadang mereka dapat tidur singkat selama 3 hingga 23 menit saja. Tidur dengan durasi yang lama biasanya diperlukan walrus untuk memulihkan tenaganya.
Burung yang bermigrasi: 1 jam per hari
Burung adalah hewan yang mampu menemukan cara untuk tidur saat mereka terbang. Burung memiliki kemampuan tidur yang disebut 'unihemispherically', yang satu sisi otaknya tertidur dan sisi lainnya tetap terbangun. Dengan kemampuan tersebut, burung mampu membuka satu mata dan mempertahankan penerbangannya saat bermigrasi.
Burung layang-layang Alpine telah berhasil didokumentasikan terbang selama 200 hari nonstop. Sementara burung fregat tidur kurang dari 1 jam per hari selama 10 hari penerbangan. Ketika mereka mencapai darat, burung-burung ini akan beristirahat dan dapat tertidur hingga 13 jam per hari.
(MRT)
