kumparan
11 Februari 2018 11:32

5 Teknologi Baru yang Akan Ubah Gaya Hidup Manusia di Tahun 2030

Seorang pria memakai Samsung Gear VR
Seorang pria memakai Samsung Gear VR. (Foto: REUTERS/Brendan McDermid)
Teknologi terus berkembang. Teknologi banyak digunakan sekarang ini, mungkin akan tergantikan dengan teknologi lain yang lebih baik lagi dalam waktu sekitar sepuluh tahun mendatang.
ADVERTISEMENT
Tahun 2030 memang tidak terlalu jauh dari waktu kita sekarang. Namun hal itu bukan berarti tidak ada perkembangan teknologi yang akan mempengaruhi hidup kita nanti.
Berikut lima teknologi baru yang diprediksi akan mengubah gaya hidup kita dalam sepuluh tahun ke depan seperti dikutip dari World Economic Forum.
1. Teknologi Layar Baru
Sekarang headset VR (virtual reality) memang telah banyak digunakan. Namun sayangnya, alat ini masih terasa sangat merepotkan untuk digunakan.
Ke depannya, diprediksi akan ada sebuah teknologi bernama Light Field Displays yang akan menggantikan peran headset VR ataupun layar lainnya.
Menikmati virtual reality dengan Samsung Gear VR
Menikmati virtual reality dengan Samsung Gear VR. (Foto: Samsung Indonesia)
Teknologi ini akan mampu memproyeksikan gambar empat dimensi, langsung ke dalam retina kita dari titik fokusnya. Tak cuma itu, gawainya pun tidak akan merepotkan seperti headset VR sekarang, bahkan ada kemungkinan bentuknya akan seperti kacamata hitam.
ADVERTISEMENT
Begitu teknologi baru ini menggantikan layar yang ada di tv dan ponsel genggam kita, pasar senilai 3 triliun dolar AS (Rp 40,8 kuadraliun) itu akan langsung berubah.
2. Rekayasa Genetika
Seiring berkembangnya teknologi rekayasa genetika atau yang disebut juga CRISPR (Continuous Regularly Interspersed Short Palindromic Repeats), diprediksi ke depan akan banyak bermunculan hewan peliharaan eksotis tetapi dengan ukuran yang lebih kecil.
Sekarang saja sudah banyak pencinta kucing yang mencari ras kucing eksotis seperti toyger yang mirip harimau. Bukan tidak mungkin nanti akan ada harimau yang dimodifikasi gennya untuk menjadi hewan peliharaan.
Pusat Rehabilitasi Harimau di Sumbar
Pusat Rehabilitasi Harimau di Sumbar. (Foto: ANTARA/Rosa Panggabean)
Selain itu, ada juga kemungkinan munculnya kontroversi baru karena akan ada orang yang berusaha mengubah gen anak mereka. Tak hanya itu bahkan hal ini juga dapat membuat tingkat kriminalitas meningkat karena identitas genetik tak lagi menjadi patokan.
ADVERTISEMENT
3. Manufaktur Biologi
Bidang ini memanfaatkan kemajuan ilmu biologi untuk mengubah bakteri, ganggang, dan sel lainnya menjadi sebuah 'pabrik' untuk memproduksi barang lain seperti material bangunan atau bahkan organ tubuh.
Ilustrasi ilmuwan di laboratorium.
Ilustrasi ilmuwan di laboratorium. (Foto: Pixabay)
Tak hanya itu, bidang ini juga dapat menciptakan daging tanpa memerlukan hewannya. Sekarang banyak perusahaan seperti Beyond Meat dan Memphis Meats yang berusaha menyempurnakan teknik tersebut.
Produk lain yang ke depan juga dapat diproduksi dengan manufaktur biologi adalah rangka mobil serta rangka bangunan.
4. Teknologi Iklan Baru
Perkembangan teknologi pada banyak bidang juga akan membuat iklan turut berubah. Dengan kemajuan teknologi ponsel, internet, dan komunikasi, besar kemungkinan kita akan lebih mudah menjadi target iklan.
Advertising
Ilustrasi iklan (Foto: Pixabaya)
Tak hanya itu para pengiklan akan berusaha mempengaruhi perilaku konsumsi kita berdasarkan teknologi biometrik yang juga sering digunakan untuk memonitor kesehatan.
ADVERTISEMENT
5. Era Implan
Dengan berubahnya dunia, para peneliti percaya bahwa otak manusia akan terus bertambah besar, jangka hidup kita akan bertambah panjang, dan kebudayaan kita akan terus berkembang mengikuti lingkungan baru.
Sekarang kita dapat memperbaiki penglihatan dengan prosedur operasi LASIK (Laser-Assisted in situ Keratomileusis). Bukan tidak mungkin kita akan menambah kemampuan mata kita dengan menggunakan implan pada lensa mata.
Bahkan ada kemungkinan mereka yang mengalami cacat penglihatan dapat terbantu dengan adanya implan yang memiliki kemampuan seperti radar.
Ilustrasi operasi plastik
Ilustrasi operasi plastik. (Foto: Shutterstock)
Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan