kumparan
29 Juni 2018 7:41

5 Tips Olahraga Pagi untuk Memulai Hari yang Lebih Baik

Ilustrai Olahraga Pagi
Ilustrai Olahraga Pagi (Foto: Dok.Pixabay)
Pernahkah kita memikirkan kenapa atlet memprioritaskan sesi latihan di pagi hari? Ternyata, olahraga di pagi hari tidak hanya bermanfaat bagi kesehatan tubuh, tetapi juga bisa turut menentukan bagaimana kita menjalani aktivitas sepanjang hari.
ADVERTISEMENT
Mantan atlet olimpiade sekaligus pelatih pribadi Cristiano Ronaldo, Samantha Clayton, mengatakan bahwa sebagai atlet, dia sangat menyadari olahraga pagi secara rutin akan mempengaruhi kinerja tubuh serta sikap dan perilaku sehari-harinya. Bangun pagi membutuhkan disiplin dan disiplin adalah kunci untuk menjadi atlet yang sukses.
“Secara ilmiah, adalah masuk akal ketika kinerja tubuh kita akan menjadi lebih efektif dan efisien setelah kita beristirahat, dan kebanyakan orang beristirahat cukup pada malam hari. Di pagi hari setelah kita beristirahat sepanjang malam, adalah waktu di mana tubuh kita bekerja atau berfungsi secara optimal. Nah, inilah waktu tepat untuk melakukan olahraga,” ujar Samantha, sebagaimana dikutip dari siaran pers Herbalife Nutrition Indonesia yang diterima kumparan, Kamis (28/6).
ADVERTISEMENT
Berikut lima tips berolahraga pagi dari Samantha yang kini menjabat sebagai Director of Worldwide Fitness Education Herbalife Nutrition. Dengan menjalankan tips-tips olahraga berikut ini, diharapkan kita bisa mendapatkan manfaat positif dan memiliki lebih banyak energi dan ide baru dalam menjalani aktivitas sehari-hari:
com-Olahraga pagi
com-Olahraga pagi (Foto: Thinkstock)
1. Fokus
Olahraga pagi akan membantu kita untuk membebaskan diri dari hari sebelumnya dan memungkinkan kita untuk fokus pada apa yang akan dicapai hari ini.
Kita akan mendapatkan pikiran yang jernih dari jogging yang akan membantu kita menemukan ketenangan dan kedamaian untuk merencanakan hari dan memastikan tidak ada yang rencana yang terlewatkan.
Jadi, mari coba kita gunakan sebagian waktu olahraga pagi kita untuk merencanakan dan memutuskan bagaimana kita akan menghabiskan hari yang akan kita jalani ini.
Ilustrasi olahraga
Ilustrasi olahraga (Foto: dok.Thinkstock)
ADVERTISEMENT
2. Jadikan Prioritas
Banyak orang telah merencanakan olahraga pagi namun tak pernah terlaksana dengan alasan tak cukup waktu. Mereka tak pernah menjadikan olahraga sebagai prioritas dibandingkan banyak aktivitas lainnya.
Meninggalkan olahraga dikarenakan kesibukan akan menjadikan kita semakin tak memiliki waktu dan energi untuk merawat tubuh kita. Maka dari itu, bangunlah lebih pagi dan mulailah hari dengan berolahraga secara teratur sehingga kegiatan-kegiatan lain setelahnya juga tak akan terganggu.
3. Perbaiki Mood
Olahraga memicu tubuh untuk mengeluarkan hormon endorfin atau hormon yang membantu menimbulkan rasa senang. Jadi, berolahraga di pagi hari akan memicu perasaan senang.
Perasaan yang positif ini tentunya akan berdampak pada hidup kita dan orang-orang yang akan kita temui sepanjang hari.
Olahraga berdasarkan mood
Olahraga berdasarkan mood (Foto: Thinkstock)
ADVERTISEMENT
4. Tentukan Target
Rencanakan dan tentukan target harian olahraga kita. Keberhasilan dalam memenuhi target olahraga akan membantu kita untuk membangun kepercayaan diri.
5. Pikirkan Manfaat untuk Tubuh
Olahraga pagi dapat membantu kita untuk membakar lemak lebih banyak. Memulai hari dengan olahraga juga membantu meningkatkan metabolisme dan mendorong tubuh untuk menggunakan energi guna meregenerasi sel-sel tubuh.
Selain itu, olahraga ringan juga membantu meningkatkan resting metabolic rate (RMR) atau tingkat pembakaran kalori sehingga membuat tubuh lebih efisien dalam membakar kalori.
Dengan membiasakan diri menjadikan olahraga pagi sebagai prioritas, maka lambat laun, tubuh akan terbiasa dan akan menjadi kebiasaan sehari-hari. Oleh karena itu Samantha menyarankan, “Pastikan Anda meluangkan waktu untuk melakukan aktifitas olahraga beberapa waktu setiap hari. Berusaha untuk konsisten melakukannya dan jangan biarkan tekad anda kalah oleh berbagai alasan.”
ADVERTISEMENT
Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan