kumparan
6 Oktober 2019 18:23

6 Gajah di Thailand Mati Akibat Tergelincir di Air Terjun

Kekeringan di Delta Okavango, Afrika
Ilustrasi gajah. Foto: AFP/MONIRUL BHUIYAN
Air terjun di Taman Nasional Khao Yai di Thailand terpaksa ditutup untuk wisatawan menyusul insiden kematian enam gajah pada Sabtu (5/10). Gajah-gajah itu diketahui mati akibat tergelincir di air terjun.
ADVERTISEMENT
Taman Nasional Khao Yai sendiri merupakan destinasi populer di kalangan para wisatawan. BBC melaporkan, kejadian nahas itu berawal ketika ada seekor bayi gajah yang menyelinap menuju air terjun.
Gajah terperangkap di Myanmar
Ilustrasi bayi gajah. Foto: REUTERS/Ann Wang
Menurut petugas setempat, enam gajah liar mati ketika mencoba menyelamatkan satu sama lain setelah jatuh ke air terjun Haew Narok di Provinsi Nakhon Ratchasima, Thailand.
“Ini murni kecelakaan. Kami kerap melihat peristiwa ini terjadi,” terang Varawut Silpa-archa, Menteri Sumber Daya dan Lingkungan Nasional Thailand, kepada BBC. Berdasarkan laporan BBC, insiden serupa pernah terjadi pada 1992 silam dan menewaskan delapan ekor gajah.
Ada sekitar 300 gajah liar yang menghuni Taman Nasional Khao Yai. Kawanan gajah tinggal di hutan dan padang rumput seluas 2.000 km persegi. Selain gajah, hidup pula binatang liar seperti beruang dan primata seperti owa di kawasan tersebut.
ADVERTISEMENT
Menurut Departemen Taman Nasional, Pelestarian Satwa dan Konservasi Tanaman Thailand (Department of National Parks, Wildlife and Plant Conservation/DNP), pihaknya langsung memanggil para pejabat di taman nasional ke tempat kejadian. Saat itu, pihak DNP menemukan kawanan gajah tengah memblokade jalan di sekitar air terjun pada pukul 03.00 waktu setempat.
Hamparan Padang Rumput Hijau di Pulau Kenawa
Ilustrasi hamparan padang rumput yang menjadi habitat gajah. Foto: Flickr / Andri Andry
Tiga jam berselang, mayat enam ekor gajah terlihat di dekat pangkalan Haew Narok. Kanchit Srinoppawan, petugas di taman nasional, mengungkapkan satu di antaranya merupakan mayat bayi gajah yang masih berusia tiga tahun.
Di tempat kejadian, ditemukan pula ada dua ekor gajah yang berhasil selamat setelah berjuang menyelamatkan diri di tepi tebing. Mereka kemudian dievakuasi oleh pihak berwenang Thailand.
Edwin Wiek, pendiri Wildlife Friends Foundation Thailand, menuturkan bahwa akan sulit bagi dua ekor gajah yang selamat ini untuk bertahan hidup. Ini dikarenakan gajah terbiasa hidup dengan mengandalkan kawanan besar mereka sebagai perlindungan sekaligus untuk mencari makanan.
ADVERTISEMENT
“Ini mirip seperti kehilangan sebagian keluarga Anda,” tutur Wiek, kepada BBC. Wiek juga menjelaskan ada gejala-gejala emosional yang ditunjukkan gajah-gajah ini setelah melalui kejadian buruk yang menimpa mereka. Meski berhasil selamat, kedua gajah itu merasa sedih karena menyaksikan langsung kematian kawanan mereka.
Saat ini, ada sekitar 7.000 ekor gajah Asia yang hidup di Thailand. Sebagian besar dari mereka hidup di penangkaran.
Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan