6 Manfaat Main Catur: Mencegah Pikun hingga Latih Empati

Olahraga catur telah menjadi perbincangan saat ini. Puncaknya saat kasus Dadang Subur alias Dewa Kipas berhasil mengalahkan master catur Levy Rozman alias GothamChess. Kepopuleran catur terus berlanjut sampai akhirnya diadakan pertandingan antara Dadang Subur dengan Grand master Irene Sukandar.
Catur memang bukan sekadar permainan biasa. Permainan ini terkenal memerlukan kemampuan otak yang lebih dalam mengalahkan setiap lawan. Beberapa studi juga menunjukkan permainan catur juga bermanfaat bagi kesehatan otak dan melatih empati orang yang memainkannya. Berikut adalah enam manfaat dari bermain catur
Catur melatih empati
Pemain catur yang terampil akan belajar mengantisipasi gerakan lawan selanjutnya. Untuk memprediksi apa yang akan dilakukan orang lain selanjutnya, pemain harus mengembangkan kemampuan untuk melihat dari perspektif orang lain. Ilmuwan mengatakan kemampuan ini sebagai "teori pikiran" yang ampuh untuk melatih empati dan membangun hubungan sosial yang sehat.
Meningkatkan daya ingat
Mungkin tidak mengherankan jika pecatur memiliki keterampilan memori yang kuat. Bagaimanapun, permainan ini telah melibatkan menghafal berbagai kombinasi gerakan.
Dalam studi yang dilakukan Fariba fattahi dari Teheran University of Medical Science, Iran, mengatakan bahwa pecatur profesional memiliki kemampuan memori auditori yang lebih tinggi. Memori auditori adalah kemampuan untuk mengingat apa yang telah dipelajari melalui indra pendengaran.
Meningkatkan kreativitas
Pada penelitian yang dilakukan Ebener Joseph dari Madras University, India, menunjukkan bahwa orang yang bermain catur dapat meningkatkan kreativitas. Penelitian ini diuji pada dua kelompok siswa. Satu kelompok dilatih bermain catur, dan kelompok lainnya tidak bermain catur.
Dalam penelitian tersebut, siswa diminta untuk menafsirkan pola dan makna dari bentuk yang abstrak. Hasilnya, siswa yang bermain catur mendapat nilai lebih tinggi dibandingkan siswa yang tidak bermain catur. Peneliti menyimpulkan bahwa catur meningkatkan kemampuan siswa untuk melatih pemikiran yang berbeda dan kreatif.
Mencegah pikun
Dalam penelitian yang di publish International Journal of Environmental Research and Public Health pada tahun 2019, para ilmuwan menemukan bahwa catur dapat melindungi orang tua dari demensia (pikun).
Peneliti menemukan bukti bahwa permainan catur yang menantang ingatan, kalkulasi, keterampilan visual, dan kemampuan berpikir kritis dapat membantu mengurangi penurunan kognitif dan menunda efek demensia seiring bertambahnya usia.
Mencegah gejala ADHD
International Journal of Applied Psychology pernah merilis manfaat catur untuk mencegah gangguan attention deficit hyperactivity disorder (ADHD). ADHD sendiri adalah gangguan pada anak yang menyebabkan anak sulit memusatkan perhatian dan memiliki perilaku yang hiperaktif.
Dalam studi yang dilakukan tahun 2016 tersebut, peneliti melibatkan 100 anak usia sekolah dengan gangguan ADHD dengan memasukkan permainan catur secara teratur dalam metode pengobatan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa anak yang berpartisipasi dalam metode pengobatan ini 41% lebih fokus dari sebelumnya.
Mencegah kepanikan
Saat ini belum ada penelitian berskala besar yang mendukung penggunaan aplikasi catur membantu mengurangi gejala serangan panik. Mengutip healthline, dalam sebuah studi kasus tahun 2017 menunjukkan bahwa seseorang yang mengalami serangan panik dapat menggunakan aplikasi catur di handphone untuk meningkatkan rasa tenang dan mencegah serangan panik.
Keberhasilan metode ini tergantung pada tingkat tantangan yang tepat untuk menyibukkan perhatiannya dan mengalihkan perhatiannya dari perasaan yang tidak menyenangkan.
(MRT)
