Ada Gunung Berapi Raksasa Tersembunyi di Planet Mars
·waktu baca 2 menit

Para ilmuwan luar angkasa menemukan gunung berapi raksasa di planet Mars. Posisi gunung ini tersembunyi di dekat ekuator planet tersebut.
Dalam konferensi ilmu pengetahuan Lunar and Planetary Science Conference ke-55 di Texas, AS, para ilmuwan mengungkap penemuan gunung berapi raksasa dan kemungkinan lapisan es glasial yang terkubur di Mars.
Temuan ini memberikan wawasan tentang evolusi si Planet Merah dari waktu ke waktu. Kondisi kehidupan, sangat mungkin ada di sana, karena mungkin ada sisa glasial di dasar gunung berapi, sehingga menciptakan tujuan potensial untuk eksplorasi ilmiah di masa depan.
Pesawat ruang angkasa yang mengorbit Mars telah berulang kali memotret wilayah ini sejak misi wahana pemantau Mariner 9 pada tahun 1971. Namun, wilayah ini terkikis sangat dalam sehingga tidak mudah dikenali, sehingga gunung berapi raksasa tersebut telah tersembunyi dari pandangan selama beberapa dekade.
Gunung ini terletak di salah satu kawasan paling ikonik di Mars. Letaknya di perbatasan antara Noctis Labyrinthus (Labirin Malam) yang mirip labirin dan ngarai monumental Valles Marineris (Lembah Mariner).
Para ilmuwan memberi nama sementara gunung ini dengan sebutan Gunung Nactis, sambul menunggu nama resmi. Ketinggiannya mencapai 9.022 meter dan lebarnya mencapai 450 kilometer.
Lereng luar yang landai memanjang hingga 225 kilometer jauhnya ke berbagai arah. Sisa kaldera, atau sisa-sisa kawah gunung berapi yang runtuh, berada di dekat pusat struktur. Aliran lava, endapan piroklastik (terbuat dari bahan partikulat vulkanik seperti abu, abu, batu apung, dan tephra) dan endapan mineral terhidrasi terjadi di beberapa area di dalam perimeter struktur.
Ukuran gunung berapi yang sangat besar dan sejarah modifikasi yang rumit menunjukkan bahwa gunung tersebut telah aktif sejak lama.
Daerah Mars ini diketahui memiliki beragam mineral terhidrasi sepanjang sejarah Mars. Latar belakang vulkanik untuk mineral-mineral ini telah lama diduga. Jadi, mungkin tidak terlalu mengejutkan jika menemukan gunung berapi di sini. Dalam beberapa hal, gunung berapi besar ini adalah 'senjata api' yang telah lama dicari.
- Sourabh Shubham, mahasiswa pascasarjana Departemen Geologi Universitas Maryland, yang terlibat dalam penelitian -
Studi ini juga melaporkan penemuan endapan vulkanik seluas 5.000 kilometer persegi. Endapan di sekeliling gunung berapi terdiri dari banyak gundukan rendah, bulat dan memanjang, seperti sebuah lepuhan. Para ilmuwan menafsirkan "medan yang melepuh" ini sebagai bidang "kerucut tak berakar", yaitu gundukan yang dihasilkan oleh pelepasan atau pembengkakan uap yang bersifat eksplosif.
