Aksi 5.000 Penguin Mungil ‘Parade’ Usai Makan di Lepas Pantai

23 Mei 2022 10:02
·
waktu baca 2 menit
sosmed-whatsapp-whitecopy-link-circlemore-vertical
Penguin di Isla Magdalena, Cile Foto: Flickr / maddcheryl
zoom-in-whitePerbesar
Penguin di Isla Magdalena, Cile Foto: Flickr / maddcheryl
ADVERTISEMENT
Lebih dari 5.000 ekor penguin mungil (Eudyptula minor) melakukan ‘parade’ dengan menyeberangi pantai dalam satu malam (3/5). ‘Parade’ itu berhasil memecahkan rekor sebagai parade terbesar dari penguin jenis tersebut.
ADVERTISEMENT
Disebutkan jika Pulau Phillip, Australia, menjadi rumah bagi kawanan penguin terkecil di dunia itu. Sedikitnya terdapat 40.000 ekor penguin mungil yang mendiami kawasan tersebut, menurut laporan Live Science.
Parade penguin itu sebenarnya ada setiap hari, tepatnya di saat senja tiba. Hanya saja, jumlah penguin yang berpartisipasi baru pecah rekor di bulan ini.
Ketika matahari terbenam, kawanan penguin mungil kembali ke daratan atau daerah pantai setelah mencari makan di laut. Setelah sampai pantai, mereka berjalan beriringan menuju sarangnya.

"Kami tidak dapat mempercayai mata kami ketika lebih dari 5.000 penguin keluar dari air dalam waktu kurang dari satu jam."

-Paula Wasiak, peneliti lapangan Taman Nasional Pulau Phillip-

Penjaga taman nasional pun disiagakan untuk membantu kawanan penguin itu melakukan ‘parade’ kembali ke sarangnya dengan selamat. Jalur khusus tempat kawanan burung itu kembali ke sarang diamankan dan dijaga oleh para petugas.
ADVERTISEMENT
Parade besar-besaran itu menjawab, kondisi perbaikan ekosistem Pulau Phillip berhasil. Sebelumnya, pulau itu sempat mengalami kerusakan ekosistem, termasuk adanya erosi yang membuat penguin itu kehilangan akses untuk melakukan perjalanan ‘parade’-nya.
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
“Banyak pekerjaan telah dilakukan untuk memperbaiki struktur bukit pasir, menciptakan jalur penguin dan memulihkan habitat, yang sekarang (itu) membuahkan hasil,” jelas Wasiak.

Fenomena La Nina picu rekor ‘parade’

Penguin mungil dapat menghabiskan waktu berbulan-bulan untuk mencari makanan di lautan lepas. Hal itu yang membuat jumlah penguin di parade periode sebelumnya tidak banyak.
Namun, ‘parade’ kali ini disebutkan karena adanya fenomena La Nina berkepanjangan, di mana angin pasat kuat menyapu lautan Pasifik, dari Amerika Selatan menuju Indonesia.
Fenomena ini disebutkan Wasiak sebagai faktor pemicu jumlah penguin yang ikut serta dalam rekor parade itu. La Nina membuat pasokan makanan penguin mungil, seperti ikan teri, cumi-cumi, dan krustasea kecil tersedia melimpah di sekitar Pulau Phillip.
ADVERTISEMENT
“Ini menunjukkan bahwa selama periode La Nina, kondisi laut di sekitar Pulau Phillip ideal untuk pasokan ikan dan makanan (lain) yang melimpah di dekat pantai,” ungkap Wasiak.
Ketersediaan pangan yang melimpah, membuat kawanan penguin jenis itu tidak perlu berburu ke lautan lepas. Hanya di wilayah lepas pantai, mereka bisa mendapatkan buruannya dengan banyak.
Baca Lainnya
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020