kumparan
30 Apr 2018 18:07 WIB

Alasan di Balik Mahalnya Harga Racun Kalajengking

Jokowi sebut racun kalajengking mahal. (Foto: Putri Sarah Arifira/kumparan)
Presiden Joko Widodo sempat menyebut racun kalajengking sebagai komoditas paling mahal di dunia. "Harganya 10 juta dolar AS per liter," kata Presiden Joko Widodo saat meresmikan Musrenbangnas di Hotel Sahid, Jakarta Pusat, Senin (30/4).
ADVERTISEMENT
10 juta dolar AS atau hampir sekitar Rp 143 miliar adalah harga yang sangat tinggi bagi satu liter cairan. Bahkan, dengan harga tersebut banyak barang mewah lain yang bisa dibeli.
Racun kalajengking sendiri bernilai tinggi karena dianggap para peneliti memiliki banyak potensi sebagai obat, salah satunya adalah obat bagi kanker dan penyakit mematikan lainnya. Penjelasan mengenai manfaat racun ini secara lebih detail bisa dibaca di sini.
Persoalannya, racun kalajengking yang memiliki potensi begitu besar sebagai obat ini cukup sulit didapatkan. Dilansir Science News for Students, Bora Inceoglu, ahli racun yang pernah mempelajari racun tersebut menemukan bahwa setiap kali seekor kalajengking menyemprotkan racunnya, biasanya hanya keluar antara 5 mikroliter hingga 50 mikroliter racun.
ADVERTISEMENT
Adapun menurut laporan Science Nature, satu kalajengking rata-rata hanya bisa mengeluarkan hingga 0,5 miligram racun. Jika cairan racun kalajengking memiliki massa jenis 1 kilogram per liter alias 1 miligram per mikroliter seperti air, maka 0,5 miligram racun itu setara dengan 0,5 mikroliter. Jumlah 0,5 liter ini tentu saja masih sangatlah sedikit jika dibandingkan dengan jumlah 1 liter yang setara dengan 1 juta mikroliter.
Anggap saja satu kalajengking hanya bisa menghasilkan racun sebanyak 5 mikroliter, maka diperlukan 200 ribu ekor kalajengking untuk bisa mendapatkan 1 liter racun kalajengking yang berharga hampir Rp 143 miliar itu.
Ilustrasi kalajengking. (Foto: stevepb via Pixabay)
Selain begitu sedikitnya racun yang bisa dihasilkan dari seekor kalajengking, pekerjaan "memerah" racun dari kalajengking itu sendiri juga sangatlah berbahaya.
ADVERTISEMENT
Meski hanya 40 spesies kalajengking yang memiliki racun yang bisa membunuh manusia, menurut Emedicine Health, banyak simtom berbahaya lainnya yang bisa muncul akibat tersengat kalajengking. Beberapa di antaranya adalah kaburnya penglihatan, kejang-kejang, sulit bernapas, serta mati rasa.
Sedikitnya ada dua cara yang digunakan untuk memerah racun kalajengking. Yang pertama adalah dengan merobek kelenjar racun di tubuh kalajengking. Namun cara tersebut sendiri berbahaya bagi kalajengking dan dianggap tidak efektif.
Adapun cara yang kedua adalah dengan menggunakan stimulasi listrik. Dalam teknik ini, bagian perut dari kalajengking distimulasi dengan listik agar racun keluar.
Menurut Science Nature, penggunaan stimulasi listrik menghasilkan kuantitas racun yang lebih besar. Namun demikian, tetap saja teknik ini memiliki risiko untuk tersengat kalajengking ditambah juga dengan bahaya yang bisa disebabkan oleh setruman dari alat stimulasi listrik tersebut.
ADVERTISEMENT
Untuk mengatasi persoalan cara untuk mendapatkan racun kalajengking, sebenarnya peneliti telah mengembangkan suatu robot bernama VES-4 untuk memerah racun dari kalajengking secara otomatis.
"(VES-4) Didesain untuk mengekstrak racun kalajengking tanpa perlu menyakiti hewan dan juga memberikan keamanan bagi para peneliti," ujar Mouad Mkamel, peneliti dari Ben M'sik Hassan II University, Maroko, yang membuat robot ini, dikutip dari Wired.
Ilustrasi peneliti di laboratorium. (Foto: jarmoluk/Pixabay)
Mkamel berharap kehadiran robot buatannya ini dapat membantu mengurangi risiko berbahaya yang mungkin terjadi saat memerah racun dan dapat digunakan oleh banyak peneliti lainnya.
Akan tetapi, meski sudah ada robot yang ditawarkan untuk membantu memerah racun kalajengking, tentu saja pembuatan robot seperti ini bukanlah sesuatu yang mudah karena diperlukan peralatan teknologi canggih serta kemampuan ahli di bidangnya.
ADVERTISEMENT
Setelah mengetahui betapa besarnya potensi racun kalajengking untuk obat bagi manusia dan betapa sulit berisikonya cara mendapatkan racun kalajengking, mungkin tidaklah berlebih jika harga racun tersebut dibanderol hingga ratusan miliar rupiah per liter.
Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan