Kumparan Logo

Apa itu Bakteri Salmonella, Alasan BPOM Tarik Kinder Joy

kumparanSAINSverified-green

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Ilustrasi bakteri Salmonella. Foto: nobeastsofierce/Shutterstock
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi bakteri Salmonella. Foto: nobeastsofierce/Shutterstock

Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) mengumumkan menarik sementara produk Kinder Joy dari pasaran pada Senin (11/4). Penarikan ini mengikuti kasus infeksi bakteri Salmonella produk Kinder Surprise di beberapa negara Eropa seperti Inggris, Irlandia, Prancis, Jerman, Swedia, dan Belanda.

Total 137 orang sudah terinfeksi, yang mana mayoritas adalah anak berumur di bawah 10 tahun, seperti dilaporkan European Centre for Disease Prevention and Control pada 7 April lalu.

“Pada 2 April 2022, FSA Inggris menerbitkan peringatan publik terkait penarikan secara sukarela produk cokelat merek Kinder Surprise karena diduga terkontaminasi bakteri salmonella (non-thypoid) dengan gejala ringan yang ditimbulkan adalah diare, demam, dan kram perut. Korban yang terdampak sebanyak 63 orang anak-anak, namun tidak sampai menyebabkan kematian," kata Kepala BPOM Penny Lukito dalam keterangannya, Senin (11/4).

BPOM akan menarik Kinder Joy untuk dilakukan pengujian kontaminasi bakteri salmonella. BPOM juga mengatakan akan terus mengawasi semua produk mulai dari yang belum beredar (pre-market) dan setelah produk beredar (post-market).

"BPOM akan menghentikan peredaran produk merek Kinder untuk sementara waktu, sampai dipastikan produk tersebut tidak mengandung cemaran bakteri salmonella. BPOM mengawal dan memastikan penghentian peredaran tersebut dilakukan sesuai dengan prosedur yang berlaku," tutur Penny.

Telur cokelat Kinder Surprise terlihat dipajang di supermarket di Islamabad, Pakistan. Foto: Caren Firouz/REUTERS

Apa itu infeksi salmonella?

Salmonella adalah kelompok yang terdiri dari banyak spesies bakteri. Kelompok kecil salmonella yang spesifik sering menjadi penyebab infeksi dan wabah adalah salmonellosis. Salmonella dapat masuk ke tubuh manusia melalui makan atau minuman yang terkontaminasi, atau melalui sentuhan kotoran hewan.

Gejala yang ditimbulkan salmonella dapat berupa diare, demam, dan nyeri perut. Namun gejala dapat menjadi lebih parah bagi kelompok rentan seperti bayi, orang tua, punya imun lemah atau sedang menderita sakit akut. Gejala dapat timbul beberapa jam setelah infeksi, dan bertahan hingga durasi tujuh hari.

Infeksi salmonella dapat hilang tanpa metode penyembuhan khusus. Kecuali kelompok rentan, biasanya antibiotik tidak dibutuhkan.

Produk Kinder Joy yang beredar atas izin BPOM di Indonesia berbeda dengan produk Kinder Surprise yang menyebabkan wabah salmonella. Produk yang beredar di Eropa diproduksi di pabrik Belgia, sementara produk Kinder Joy di Indonesia adalah produk impor dari India atas nama Ferrero India PVT, LTD.

Pemerintah Belgia meminta Ferrero (perusahaan induk Kinder) untuk menutup pabriknya yang ada di Belgia setelah kasus wabah salmonella.

Sementara itu Ferrero juga menarik produknya dari pasar Amerika per 10 April kemarin meski tidak ada kasus salmonella yang dilaporkan. Dikutip dari USAToday, Fererro mengatakan produk yang beredar di AS juga berasal dari pabrik Belgia.