Apa Risiko Terbesar Manusia Ketika Benar-benar Menemukan Alien?
·waktu baca 2 menit

Menemukan alien ternyata punya beberapa risiko bagi peradaban manusia. Ilmuwan meyakini pencarian ET (Extraterrestrial intelligence), dapat berbahaya pada kemungkinan yang dilakukan manusia terhadap dirinya sendiri.
Dalam sebuah studi yang dilakukan Wisian dan Traphagan (W&T) pada tahun 2020, mereka berpendapat sebagian besar pemikiran seputar ET berpusat pada risiko Searching for Extraterrestrial Intelligence (SETI) dan Messaging an Extraterrestrial Intelligence (METI).
Bagi Wisian dan Traphagan, bahayanya terletak pada apa yang mungkin dilakukan manusia terhadap dirinya sendiri. Dengan keunggulan teknologi yang dimiliki ET, hal ini bisa mengarahkan ke apa yang disebut penulis 'real politik.'
Real politik adalah isitilah dari John Bew, yakni politik bawah-dan-kotor, seluk beluk antara kelompok politik yang biasanya berwujud negara. Merriam-Webster mendefinisikan realpolitik sebagai “politik berdasarkan faktor praktis dan material daripada tujuan teoritis atau etis”.
ET mana pun kemungkinan akan memiliki keunggulan teknologi yang sangat besar dibandingkan kita, dan selama ET tidak berbahaya, keunggulan itu memberikan peluang bagi negara-negara. Jika pemerintah memonopoli komunikasi dengan ET, mereka bisa mendapatkan keunggulan teknologi.
- Wisian dan Traphagan, Penulis Studi -
Komunikasi dengan alien tak dapat dimonopoli
Namun argumen Wisian dan Traphagan dibantah oleh Jason T. Wright, Chelsea Harami, dan Gabriel Swineydari.
Ketiga penulis dari beberapa institusi termasuk NASA, Penn State ETI Center, Departemen Filsafat di Spring Hill College, dan Harvard Law School tersebut tidak setuju kemungkinan negara mana pun dapat memonopoli komunikasi dengan ET.
“Keberadaan fasilitas yang disembunyikan dan informasi yang disembunyikan dapat dengan sendirinya ditafsirkan oleh orang luar sebagai bukti bahwa beberapa aktivitas yang mengubah dunia terjadi di dalam komunitas atau fasilitas itu…”, tulis peneliti sebagaimana dikutip dari Science Alert.
Namun Wright dkk tidak membantah kemungkinan realpolitik terjadi lewat pencarian ET.
“Meskipun kami tidak membantah bahwa respons realpolitik dimungkinkan, kami mengungkap kekhawatiran dengan presentasi W&T tentang paradigma realpolitik,” tulis para penulis.
