Bahaya Terlalu Banyak Pakai Pasta Gigi pada Anak

Menyikat gigi adalah salah satu hal yang pertama kali diajarkan orang tua pada anak. Sayangnya, banyak anak-anak mempelajarinya dengan tidak serius. Hal ini dibuktikan dalam riset terbaru Centers for Disease Control and Prevention (CDC) di AS.
Para peneliti CDC telah mempelajari kebiasaan membersihkan gigi anak-anak dan remaja di seluruh AS. Survei dengan 5.157 anak-anak sebagai responden itu membuktikan, hampir 40 persen dari anak-anak berusia 3 hingga 6 tahun menggunakan pasta gigi terlalu banyak. Mungkin menyikat gigi dengan pasta yang banyak bakal membuat gigi lebih bersih dan putih, namun periset CDC khawatir ada risiko dalam penggunaan fluoride, atau senyawa kimia dalam pasta gigi, yang berlebihan pada gigi yang masih berkembang. Hal ini dapat menyebabkan kurangnya mineralisasi email gigi alias 'fluorosis', yang dapat menyebabkan perubahan warna pada gigi dan menimbulkan bintik-bintik. "Fluoride punya manfaat luar biasa tetapi perlu digunakan dengan hati-hati," kata Mary Hayes, seorang dokter gigi anak di Chicago, seperti dikutip dari Associated Press.
Selain terlalu banyak pakai pasta gigi, studi ini juga menemukan lebih dari sepertiga responden, sekitar 34,2 persen, dari anak-anak usia 3 hingga 15 tahun hanya menyikat gigi sekali sehari, bukan dua kali sehari seperti yang direkomendasikan. Survei ini juga memunculkan beberapa tips dan panduan baru bagi orang tua. Pertama, orang tua kini diminta untuk selalu mengawasi anak-anaknya, terutama mereka yang baru mulai menyikat gigi secara mandiri. Ilmuwan CDC juga menyarankan anak-anak berusia 3 tahun ke bawah hanya boleh menggunakan secuil pasta gigi, kira-kira sebesar 'butir beras', sementara anak-anak usia 3 sampai 6 tahun hanya diperbolehkan menggunakan pasta gigi sebanyak ukuran kacang polong. Periset juga merekomendasikan orang tua untuk tidak mengenalkan pasta gigi berfluoride kepada anak-anaknya yang masih berusia 2 tahun. "Anda tidak ingin mereka memakannya seperti makanan," tambah Hayes. "Kami ingin orang tua bertanggung jawab atas sikat gigi dan pastanya."
