Kumparan Logo

Begini Jadinya Jika 10.000 Liter Coca-cola Dicampur Baking Soda

kumparanSAINSverified-green

comment
2
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Air mancur cola yang dihasilkan. Foto: Mimax/YouTube
zoom-in-whitePerbesar
Air mancur cola yang dihasilkan. Foto: Mimax/YouTube

Seorang YouTuber asal Rusia, Maxim Monakhov, membuat tantangan besar kepada para pengikutnya dengan melibatkan 10.000 ribu liter Coca-Cola yang disimpan dalam drum raksasa. Soda itu nantinya diisi oleh zat lain untuk menghasilkan reaksi kimia berupa air mancur cola.

Mimax telah merencanakan eksperimen besar ini selama bertahun-tahun. Biaya yang ia gelontorkan juga tidak sedikit, mencapai kurang lebih 9.000 dolar AS atau setara dengan Rp 131 Juta. “Ya, itu akan terlihat seperti hal yang tidak masuk akal dan tidak berguna. Tapi bagi saya itu sangat berarti,” jelasnya dalam akun YouTube miliknya.

Benih untuk air cola pertama kali ia semai sekitar 4 tahun lalu. Hari-hari berikutnya, ia tambahkan ribuan botol cola lain ke dalam drum yang dibuat khusus. Jika YouTuber lain menggunakan mentos sebagai katalis untuk menghasilkan ledakan, Mimax justru menggunakan baking soda.

Seorang YouTuber asal Rusia, Maxim Monakhov eksperimen pakai 10.000 liter Coca-Cola, ciptakan air mancur raksasa. Foto: NIMAX/YouTube

Kendati reaksi kimia yang dihasilkan berbeda, namun hasilnya akan tetap sama seperti menggunakan mentos. Mimax memilih baking soda sebagai katalis karena dianggap lebih murah ketimbang mentos.

Dalam video yang sudah ditonton lebih dari 7 juta kali itu terlihat saat baking soda dimasukan ke dalam sumur, kombinasi bahan-bahan tersebut menghasilkan gas karbon dioksida dalam jumlah besar, menyemburkan air cola ke langit. Reaksi terjadi sebagai akibat pertemuan unsur asam dengan basa.

video youtube embed

Ketika keduanya bergabung, hidrogen dari asam bereaksi dengan karbonat dan menghasilkan senyawa hidrogen karbonat yang dengan cepat terurai menjadi CO2 dan air. Kemunculan CO2 yang tiba-tiba memaksa air keluar dari drum bertekanan tinggi dan menciptakan letusan gunung berapi cola.

Reaksi tersebut tidak menciptakan CO2 baru, melainkan mengeluarkan CO2 yang terkandung di dalam minuman. Sederhananya, jika kamu pernah membuka botol cola kecil yang sebelumnya dijatuhkan atau dikocok terlebih dahulu, maka kamu akan mendapatkan gambaran yang sama seperti apa yang terjadi dalam video.