Kumparan Logo

Black Hole Baru Ditemukan, Lokasinya Dekat dengan Bumi

kumparanSAINSverified-green

comment
5
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Ilustrasi black hole di luar angkasa. Foto: WikiImages via Pixabay
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi black hole di luar angkasa. Foto: WikiImages via Pixabay

Para astronom menemukan black hole atau lubang hitam baru yang dianggap paling dekat dengan Bumi. Saking dekatnya, dua bintang yang ada di dekat black hole bisa dilihat dengan mata telanjang dari belahan Bumi selatan kala langit malam cerah.

Black hole ini diperkirakan punya massa 4 kali lebih besar dibandingkan Matahari. Ia ditemukan dalam sistem HR 6819 di rasi Telescopium, jaraknya sekitar 1.000 tahun cahaya dari Bumi. Jika ditilik dari sudut pandang antariksa, jarak ini sangatlah dekat dengan Bumi. Sebagai pembanding, black hole supermasif yang ada di pusat Galaksi Bima Sakti berjarak 25 ribu tahun cahaya dari Bumi.

Adapun sistem HR 6819 ditemukan melalui teleskop La Silla Observatory di Chile, di mana terdapat dua bintang bercahaya yang ada di dekat black hole. Saat ini, para peneliti sedang menganalisis data untuk melihat apakah ada lubang hitam lain dalam sistem tersebut.

Menurut Dietrich Baade, seorang astronom emeritus di European Southern Observatory (ESO), black hole yang ditemukan kali ini tampak benar-benar gelap. Tidak seperti lubang hitam lain yang ditemukan di Bima Sakti, di mana hampir seluruh black hole memiliki kecerlangan sangat tinggi, atau dengan kata lain terlihat sangat cerah.

Black hole yang baru ditemukan ditandai dengan warna merah. Foto: European Southern Observatory (ESO)

Lebih lanjut Baade menjelaskan, sebuah black hole biasanya memiliki bintang pendamping yang memberi mereka makan dengan gas. Namun pada kasus ini, para peneliti justru menemukan black hole dengan mempelajari orbit salah satu bintang di dekatnya yang tidak tertelan.

“Bintang ini tidak begitu masif sehingga kehilangan banyak gas dan karena itu lubang hitamnya kelaparan dan itu membuatnya begitu gelap. Hanya segelintir black hole serupa yang pernah ditemukan sebelumnya dan mereka layak diteliti lebih lanjut,” ujar Baade, seperti dikutip The Guardian.

“HR 6819--atau lebih tepat bintangnya-- dapat dilihat dengan mata telanjang. Jika Anda ingin melihat benar-benar di atas kepala, Anda harus berada di ujung selatan Amerika Selatan.”

Ilustrasi Black hole Foto: Courtesy Robin Dienel/Carnegie Institution for Science/Handout via REUTERS

Penemuan ini dapat menjelaskan adanya sistem yang tidak biasa di konstelasi Gemini yang disebut LB-1. Sebelumnya, sistem ini diduga berisi bintang dan lubang hitam yang sangat besar. Baade mencatat, LB-1 tampak sangat mirip dengan HR 6819.

“Sangat luar biasa sebuah black hole ditemukan sangat dekat dengan Bumi,” ujar Dr Ziri Younsi seorang ahli black hole di University College London, yang tidak terlibat dalam penelitian.

“Studi baru ini memberi gambaran menarik dari populasi lubang hitam bermassa bintang yang mengintai di Galaksi kita. Ini juga menawarkan cara baru yang potensial untuk mendeteksi lebih banyak sistem yang terdiri dari lubang hitam yang diam di lingkungan galaksi kita dalam waktu dekat.”

(Simak panduan lengkap corona di Pusat Informasi Corona)

****

Yuk! bantu donasi atasi dampak corona.