Brutal, Ilmuwan Foto Paus Pembunuh Makan Paus Biru

1 Februari 2022 9:33 WIB
·
waktu baca 4 menit
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-link-circle
more-vertical
Paus orca. Foto: Olivier Morin/AFP
zoom-in-whitePerbesar
Paus orca. Foto: Olivier Morin/AFP
ADVERTISEMENT
sosmed-whatsapp-green
kumparan Hadir di WhatsApp Channel
Follow
Ukuran tubuh raksasa tak menjamin paus biru bebas dari predator. Pada pekan lalu, sebuah riset mengumumkan bahwa para peneliti merekam sekelompok orca – yang dikenal sebagai paus pembunuh – telah memakan paus biru di lepas pantai Australia sejak 2019.
ADVERTISEMENT
Penelitian ini adalah catatan ilmiah pertama yang secara resmi mendokumentasikan paus pembunuh memangsa paus biru. Sebelumnya, sejumlah laporan telah menyebut bahwa orca kerap mengejar paus biru. Namun, laporan-laporan itu hanya menjadi anekdot dan tak pernah diverifikasi secara ilmiah hingga riset yang terbit di Marine Mammal Science ini muncul.
“Di sini kami memberikan dokumentasi pertama tentang paus pembunuh yang membunuh dan memakan paus biru: dua individu terbunuh, terpisah 16 hari pada 2019, dan yang ketiga pada 2021,” tulis para peneliti di laporan mereka yang terbut pada 21 Januari 2022.
Dalam artikelnya, para peneliti menjelaskan bahwa mereka pertama kali melihat fenomena luar biasa tersebut pada 21 Maret 2019. Saat itu, tim peneliti kelautan Cetacean Research West Australian sedang mempelajari paus di Bremer Bay, sebuah teluk di barat daya Australia. Di situlah mereka menemukan selusin orca menyerang seekor paus biru muda berukuran sekitar 18 hingga 22 meter.
ADVERTISEMENT
Orca-orca itu mengepung paus biru sembari menggigit sirip punggungnya. Air menjadi merah karena darah makhluk terbesar di lautan itu, dan potongan dagingnya mengambang di mana-mana.
Para ilmuwan mengamati satu orca memaksa masuk ke mulut paus biru dan memakan lidahnya. Butuh satu jam bagi orca untuk membunuh paus biru. Ketika paus biru telah mati, sekitar 50 orca lain muncul untuk melahap bangkainya.
“Setelah didekati, kami terkejut dengan apa yang kami lihat,” kata Rebecca Wellard, pendiri dan peneliti utama di Project ORCA, sekaligus peneliti yang menyaksikan serangan orca ke paus biru pada 2019, dikutip dari The New York Times.
“Ketika Anda menemukan peristiwa unik seperti ini, saya pikir perlu waktu untuk memproses apa yang Anda lihat.”
ADVERTISEMENT
Untuk memahami betapa takjubnya peneliti melihat kejadian ini, kita mesti memahami dulu paus biru yang diserang orca. Hewan tersebut merupakan makhluk terbesar yang ada di dunia saat ini. Seekor paus biru bisa tumbuh hingga 33 meter, meski korban yang diserang orca berukuran lebih kecil karena masih muda.
Setelah serangan pada Maret 2019, sebuah kapal komersil pemantau paus menemukan anak paus biru dengan panjang antara 10 hingga 12 meter sedang diserang 25 orca. Kejadian itu berlangsung pada 6 April 2019 dan terletak 25 km dari lokasi serangan sebelumnya. Menjelang akhir serangan, seekor orca betina dewasa kembali memasukkan kepalanya ke dalam mulut paus biru untuk memakan lidahnya. Selama tiga jam berikutnya, sekitar 50 paus pembunuh memakan bangkai paus biru muda itu.
ADVERTISEMENT
Serangan ketiga terjadi pada 16 Maret 2021 dan kembali disaksikan oleh kapal komersil pemantau paus. Paus biru yang jadi korban kali ini memiliki panjang sekitar 12 hingga 14 meter. Berbeda dari dua kejadian sebelumnya, paus biru kali ini sempat hendak kabur dan dikejar oleh orca sejauh 25 km selama 97 menit.
Paus Biru. Foto: Fisheye
Untuk membunuh sang paus biru, kelompok orca terpantau berbaris dan mendorong paus ke bawah permukaan, sambil juga menyerang mulutnya. Serangan itu dimulai oleh 12 orca, sebelum 50 ekor lain muncul untuk memakan bangkai sang paus biru.
“Paus pembunuh yang kami teliti di Bremer Bay sedang menulis ulang buku teks tentang apa yang kami pikir kami ketahui tentang spesies ini,” kata Wellard.
ADVERTISEMENT
Meski dijuluki sebagai paus pembunuh, orca sebenarnya merupakan lumba-lumba. Ukuran tubuhnya berkisar antara 5 hingga 8 meter, menjadikan mereka sebagai lumba-lumba terbesar di dunia.
Ketika berburu, paus pembunuh dipimpin oleh betina tertua. Mereka dikenal karena senang memburu mangsa besar, seperti paus abu-abu, singa laut, lumba-lumba, dan bahkan hiu putih besar. Laporan dari jurnal Marine Mammal Science pun menambahkan makhluk terbesar di Bumi ke dalam daftar mangsa orca. Satu-satunya paus hingga kini tak pernah dimangsa oleh paus pembunuh adalah paus bungkuk dewasa.