Bukan Cuma Babi, Anjing Juga Diduga Bisa Sebarkan Flu pada Manusia

Pada 2003, dunia sempat dihebohkan oleh mewabahnya penyakit flu burung. Setelah itu, di tahun 2009, terjadi wabah penyakit yang ditularkan dari babi ke manusia yang disebut juga sebagai penyakit flu babi.
Kedua penyakit itu merupakan sebagian contoh adanya penyebaran penyakit antara hewan dengan manusia atau yang disebut juga zoonosis.
Dan kini, anjing, hewan yang dianggap sebagai sahabat dekat manusia, juga diduga bisa menjadi perantara penyakit antarspesies. Dalam hasil sebuah studi terbaru, anjing diduga dapat menyebarkan penyakit kepada manusia dan menyebabkan flu anjing.
“Sebagian besar wabah menghubungkan babi sebagai perantara penyakit antara virus dari burung kepada manusia,” kata Adolfo Garcia-Saster, salah satu peneliti dari Icahn School of Medicine di Mt Sinai, New York, Amerika Serikat, dilansir Science Alert. “Studi ini menunjukkan bahwa virus influenza dapat berpindah dari babi ke anjing.”

Sekitar 15 tahun yang lalu, ditemukan juga kasus virus flu yang berpindah dari kuda ke anjing. Kemudian, kasus perpindahan virus dari burung ke anjing pun ditemukan sepuluh tahun kemudian atau lima tahun lalu.
Dalam studi terbaru ini, para peneliti melakukan pengurutan genom lengkap pada 16 virus influenza yang sampelnya diambil dari 800 ekor anjing di China Selatan antara tahun 2013 hingga 2015. Sampel diambil dari anjing yang berkunjung ke dokter hewan karena masalah pernapasan, dan sekitar 15 persen anjing tersebut mengalami influenza.
Lewat studi ini, para peneliti menemukan adanya kecocokan beberapa jenis flu babi pada anjing sampel. Selain itu, mereka juga menemukan adanya varian baru pada virus flu anjing.
Hal ini tentunya perlu menjadi perhatian serius. Pasalnya, pada 2009 ketika terjadi wabah flu babi, banyak orang menjadi korban dari virus flu babi karena virus ini bermutasi menjadi virus yang tidak dikenali oleh tubuh manusia. Oleh karena itulah, manusia belum memiliki kekebalan tubuh terhadap virus ini.

Yang perlu dipertanyakan dari sini adalah apakah virus flu yang berkembang pada anjing dapat berpindah pada manusia. Pertanyaan ini tentunya perlu mendapat perhatian khusus mengingat anjing adalah peliharaan manusia dan sangat akrab dengan manusia.
Virus yang semakin berkembang dikhawatirkan dapat berubah menjadi suatu virus yang pada akhirnya dapat menjangkiti manusia. Oleh karena itu, bagi para pemilik anjing, mereka diminta untuk secara rajin memvaksinasi peliharaan mereka untuk mencegah peliharaan mereka terjangkit virus flu.
