Cara Cek Arah Kiblat saat Matahari di Atas Ka'bah Hari Ini
·waktu baca 1 menit

Hari ini, Jumat (16/7), posisi matahari akan berada tepat di atas Ka’bah, situs suci umat Islam yang terletak di Masjidil Haram, Makkah, Arab Saudi. Momen langka ini bisa dimanfaatkan untuk kalibrasi kembali arah kiblat dengan benar.
Pada zaman dahulu, sebelum ditemukan kompas dan teknologi GPS, penentuan arah kiblat dilakukan menggunakan cahaya matahari atau yang dikenal dengan Rashdul Qiblah. Semua dilakukan untuk menyempurnakan ibadah salat.
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menjelaskan, waktu puncak Matahari tepat berada di atas Ka’bah terjadi pada pukul 12.27 Waktu Arab Saudi atau pukul 16.27 WIB atau pukul 17.27 WITA atau pukul 18.27 WIT.
Untuk menentukan arah kiblat yang benar cukup mudah, tinggal ikuti langkah-langkah di bawah ini dengan seksama:
Pastikan keakuratan jam untuk kalibrasi arah kiblat. Kamu bisa samakan waktu dengan dengan jam atom BMKG di situs http://jam.bmkg.go.id atau http://ntp.bmkg.go.id.
Gunakan alat yang dapat dijadikan patokan penentu arah kiblat. Alat tersebut mampu berdiri tegak lurus pada tanah yang datar untuk kalibrasi arah kiblat. Alat ini bisa berupa bandul yang digantung atau tiang pancang atau dinding bangunan yang benar-benar tegak lurus terhadap tanah yang datar.
Lakukan proses kalibrasi sejak 5 menit sebelum waktu yang ditentukan di atas, hingga 5 menit sesudahnya. Puncak kalibrasi dilakukan pada jam pukul 16.27 WIB atau pukul 17.27 WITA.
Perhatikan arah bayangan yang terjadi pada alat yang digunakan untuk kalibrasi arah kiblat ini.
Tarik garis dari ujung bayangan hingga ke posisi alat. Garis yang ditarik itulah arah kiblat yang sudah dikalibrasi dengan posisi Matahari saat tepat berada di atas Ka’bah. Jangan melihat Matahari secara langsung tanpa menggunakan pelindung karena sangat berbahaya bagi mata.
Sebagaimana hal yang direkomendasikan oleh BMKG, waktu kalibrasi arah kiblat untuk wilayah Indonesia Timur dan sebagian Indonesia Tengah terjadi pada saat Matahari sudah terbenam. Karena itu, Rashdul Qiblah bisa dilakukan pada tanggal dan bulan lain.
BMKG menyarankan warga di Indonesia Timur dan sebagian Indonesia Tengah untuk kalibrasi arah kiblat pada tanggal 28 November 2021 pukul 00.09 waktu Arab Saudi atau pukul 04.09 WIB, pukul 05.09 WITA, atau pukul 06.09 WIT. Waktu toleransinya adalah pada tanggal 27 dan 29 November 2021.
