Tekno & Sains
·
30 April 2021 9:38

China Luncurkan Robot Penangkap Sampah Luar Angkasa, Punya Jaring Raksasa

Konten ini diproduksi oleh kumparan
China Luncurkan Robot Penangkap Sampah Luar Angkasa, Punya Jaring Raksasa (434050)
searchPerbesar
Robot penangkap sampah luar angkasa, NEO-01. Foto: Origin Space via Twitter/@TheElegant055
Luar angkasa di sekitar Bumi penuh dengan sampah--secara harfiah. Sampah luar angkasa ini muncul berkat seringnya manusia mengirim satelit ke orbit Bumi, yang kemudian menjadi rongsokkan ketika masa pakainya sudah habis atau tertabrak dengan satelit lain.
ADVERTISEMENT
Untuk mengatasi masalah ini, China baru saja mengorbitkan robot penangkap luar angkasa yang punya jaring raksasa. Robot yang diberi nama NEO-01 itu diluncurkan dengan roket Long March 6 dari Pusat Peluncuran Satelit Taiyuan, China, pada Senin (26/4) pukul 23.20 waktu setempat.
Tak hanya berfungsi untuk menangkap sampah luar angkasa, robot dengan bobot 30 kg itu juga akan membuka jalan bagi teknologi penambangan asteroid, menurut Origin Space, perusahaan pertambangan antariksa asal China yang memilikinya.
Sejak dimulainya bisnis pertambangan asteroid pertama di dunia pada 2009, sudah ada lebih dari selusin perusahaan di seluruh dunia yang merambah industri ini. Beberapa perusahaan yang terkenal adalah Planetary Resource, pionir pertambangan luar angkasa yang berdiri pada 2009, serta 3D Systems dari Amerika Serikat dan Astroscale dari Jepang.
China Luncurkan Robot Penangkap Sampah Luar Angkasa, Punya Jaring Raksasa (434051)
searchPerbesar
Ilustrasi sampah luar angkasa satelit. Foto: NASA via Wikimedia Commons
Masalahnya, sebuah perusahaan pertambangan asteroid memerlukan banyak satelit untuk menyelidiki batu antariksa macam apa yang potensial untuk mereka eksploitasi. Origin Space, misalnya, berencana untuk meluncurkan lusinan teleskop luar angkasa dan lebih banyak pesawat ruang angkasa untuk mencapai penambangan komersial pertama asteroid pada tahun 2045, kata pendiri perusahaan Su Meng dalam sebuah wawancara dengan media domestik pada 6 April 2021.
ADVERTISEMENT
Nah, karena orbit Bumi sudah penuh dengan sampah satelit, perusahaan pertambangan mesti menyingkirkan terlebih dahulu puing-puing tersebut.
Contohnya adalah Astroscale yang berencana mengirim robot yang dilengkapi magnet untuk mengumpulkan sampah luar angkasa. Adapun robot NEO-01 akan menggunakan jaring untuk menangkap puing-puing dan kemudian membakarnya dengan sistem penggerak listrik.
Menurut laporan media pemerintah China, Xinhua, China sedang meningkatkan upaya untuk mendaratkan robot penjelajah di asteroid dekat Bumi untuk mengumpulkan sampel. Mereka juga mempercepat rencana untuk membangun sistem pertahanan terhadap asteroid dekat Bumi.
Beijing memiliki ambisi luar angkasa yang besar, yang bertujuan untuk mengejar ketinggalan dengan Rusia dan AS agar China menjadi kekuatan luar angkasa utama pada tahun 2030.