Kumparan Logo

Cuaca di Indonesia Terasa Sangat Panas, Waspada Heatstroke

kumparanSAINSverified-green

·waktu baca 3 menit

comment
1
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Ilustrasi cuaca panas. Foto: FREDERIC J. BROWN / AFP
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi cuaca panas. Foto: FREDERIC J. BROWN / AFP

Sejumlah wilayah di Indonesia terasa lebih panas dari biasanya belakangan ini. Kondisi serupa juga dirasakan oleh warga DKI Jakarta.

Berdasarkan data hasil pengamatan Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG), suhu maksimum terukur selama periode tanggal 01 – 07 Mei 2022 berkisar antara 33-36.1 °C dengan suhu maksimum tertinggi hingga 36.1 °C terjadi di wilayah Tangerang-Banten dan Kalimarau-Kalimantan Utara.

Deputi Bidang Meteorologi BMKG, Guswanto, menjelaskan fenomena suhu udara terik yang terjadi pada siang hari tersebut dipicu oleh posisi semu matahari yang sudah berada di wilayah utara ekuator.

Dalam kondisi cuaca panas terik seperti sekarang, hal yang harus diwaspadai adalah heatstroke atau serangan panas. Heatstroke adalah kondisi tubuh terlalu panas yang biasanya diakibatkan dari kontak atau aktivitas fisik terlalu lama dalam suhu tinggi.

Bentuk gejala heatstroke yang paling nyata adalah naiknya suhu tubuh hingga mencapai 40 derajat Celsius dan ini membutuhkan penanganan serius, karena jika tidak segera diobati, kondisi tersebut bisa merusak otak, jantung, ginjal, dan otot. Gejala akan semakin memburuk jika telat memberikan pertolongan, dan bisa meningkatkan komplikasi serius hingga kematian.

Seorang wanita dan dua orang anak menyiramkan air ke badan mereka akibat cuaca panas ekstrem yang melanda India. Foto: SANJAY KANOJIA / AFP

Penyebab Heatstroke

Dikutip Mayoclinic, ada dua hal yang bisa menyebabkan heatstroke, yakni:

  • Paparan lingkungan panas

Artinya, heatstroke bisa muncul ketika seseorang berada di lingkungan yang sangat panas, menyebabkan kenaikan suhu tubuh. Jenis serangan ini biasanya terjadi karena terpapar cuaca panas dan lembab dalam waktu lama.

Situasi ini paling sering menimpa orang dewasa dan orang yang punya riwayat penyakit kronis.

  • Aktivitas berat

Heatstroke juga bisa muncul saat seseorang melakukan aktivitas berat dalam cuaca panas, sehingga terjadi peningkatan suhu tubuh. Siapa saja yang olahraga atau bekerja di lingkungan panas bisa terkena heatstroke.

Risiko terkena heatstroke meningkat jika kamu mengenakan pakaian berlebih, minum alkohol, dan dehidrasi. Risiko lain yang bisa menyebabkan heatstroke adalah faktor usia, obat-obatan tertentu, kondisi kesehatan kurang baik.

Infografik cuaca panas di Indonesia. Foto: kumparan

Gejala Heatstroke

Adapun tanda-tanda kamu terkena heatstroke meliputi:

  • Suhu tubuh tinggi mencapai 40 derajat Celcius atau lebih

  • Perubahan kondisi mental atau perilaku

  • Keringat berlebih

  • Mual dan muntah

  • Kulit memerah

  • Nafas cepat

  • Detak jantung berdebar kencang

  • Sakit kepala

  • Pencegahan

Serangan heatstroke tentu saja bisa dicegah dengan cara berikut:

  • Kenakan pakaian yang lebih longgar

  • Berlindung dari sengatan matahari

  • Minum banyak cairan

  • Biasakan diri

  • Berhati-hati jika muncul gejala

Kapan harus ke dokter?

Jika kamu telah merasakan beberapa gejala di atas dan tubuhnya tidak terasa enak, sebaiknya segera mencari pertolongan medis. Adapun pertolongan pertama yang bisa dilakukan, yakni:

  • Bawa orang yang mengalami gejala ke tempat teduh atau ruangan yang lebih netral

  • Buka pakaian yang berpotensi membuat tubuh semakin panas

  • Dinginkan orang tersebut dengan cara apa pun, termasuk masuk ke dalam bak berisi air dingin atau pancuran air, mengompres tubuh menggunakan handuk yang dibasahi air dingin, dan menggunakan kipas angin atau bawa ke ruangan ber-AC