Kumparan Logo

Detik-detik 4 Orang Tersambar Petir saat Berteduh di Bawah Pohon

kumparanSAINSverified-green

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Ilustrasi petir. Foto: NTARA FOTO/Iggoy el Fitra/ama.
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi petir. Foto: NTARA FOTO/Iggoy el Fitra/ama.

Sebuah video viral di media sosial Twitter memperlihatkan empat orang sedang berteduh di bawah pohon tersambar petir saat badai disertai angin kencang mengguyur sebuah wilayah.

Sebuah kilatan bercahaya menyambar pohon, membuat empat orang yang sedang berkerumun di bawahnya langsung terkapar tak sadarkan diri. Insiden itu terabadikan dalam sebuah CCTV rumah warga.

Sampai saat ini, video yang diposting pada 10 Agustus 2022 di akun Twitter @TansunYegen telah disukai lebih dari 240.000 orang, dan di-retweet lebih dari 65.000 kali. Berdasarkan laporan Newsweek, peristiwa itu ternyata terjadi pada Maret 2021 di kota Gurugram di India utara, barat daya ibu kota New Delhi.

Menurut laporan, keempat pria yang tersambar petir langsung dilarikan ke Rumah Sakit Medeor di Manesar sesaat setelah petir menyambar mereka. Seorang juru bicara kepolisian setempat mengatakan kepada The Indian Express, salah satu korban bernama Ramprasad (38) meninggal di hari itu juga dengan luka bakar yang cukup parah. Sementara tiga orang lainnya selamat.

X post embed

Menurut US National Weather Service (NWS), kemungkinan orang tersambar petir ketika berteduh di bawah pohon memang kecil. Tetapi jika badai petir sedang berlangsung, berlindung di bawah pohon bukanlah pilihan karena bisa meningkatkan risiko tersambar. Ini karena pohon bisa menjadi objek paling tinggi di area tertentu sehingga berpotensi tinggi dihantam petir.

"Ketika petir menyambar pohon, muatannya tidak menembus jauh ke dalam tanah, melainkan menyebar di sepanjang permukaan tanah dalam sesuatu yang disebut arus tanah," kata John Jensenius dari National Lightning Safety Council kepada Fox Weather.

Itu membuat seluruh area di sekitar pohon berbahaya, dan siapa pun yang berdiri di bawah atau di dekat pohon rentan terhadap arus tanah yang berpotensi mematikan ini. Selain itu, bagi mereka yang berdiri dalam jarak beberapa kaki dari pohon, muatan petir atau sebagian dari Muatan bisa loncat dari pohon langsung ke orangnya,"

- John Jensenius dari National Lightning Safety Council -

NWS menyebut 10 persen korban sambaran petir meninggal dunia, sementara sisanya selamat tapi mengalami kecacatan tingkat tinggi.

Penyebab kematian paling umum akibat sambaran petir adalah henti jantung ketika korban cedera. Sementara faktor lainnya adalah kerusakan otak yang tidak bisa diperbaiki sehingga korban meninggal beberapa hari kemudian pasca-insiden.