Tentang KamiPedoman Media SiberKetentuan & Kebijakan PrivasiPanduan KomunitasPeringkat PenulisCara Menulis di kumparanInformasi Kerja SamaBantuanIklanKarir
2025 © PT Dynamo Media Network
Version 1.100.8
29 Ramadhan 1446 HSabtu, 29 Maret 2025
Jakarta
imsak04:10
subuh04:25
terbit05:30
dzuhur11:30
ashar14:45
maghrib17:30
isya18:45

ADVERTISEMENT
Sebuah rekaman video memperlihatkan detik-detik menegangkan seekor paus bungkuk menelan seorang pendayung kayak sebelum akhirnya memuntahkannya kembali. Kejadian itu terjadi di Chili selatan.
ADVERTISEMENT
Cerita bermula ketika Adrian Simancas sedang mendayung di lepas pantai kota Punta Arenas di Patagonia, Chili. Ketika itu, seekor paus raksasa tiba-tiba muncul dari bawah air, menelan Adrian beserta kayak kuningnya secara utuh.
Sekitar lima detik kemudian, Adrian muncul ke permukaan bersama kayaknya. Sementara si paus memperlihatkan punggungnya sembari berenang di belakangnya.
“Kupikir dia menelanku!” kata Adrian kepada AFP.
Detik-detik bagaimana Adrian ditelan paus terdokumentasikan dengan jelas lewat rekaman kamera. Tak butuh waktu lama, video itu pun menjadi viral setelah diunggah di media sosial oleh ayah Adrian, Dell Simancas.
Dalam video terdengar Dell yang berteriak kepada Adrian, “Tenang, tenang!”. Dia juga memberi instruksi kepada anaknya agar tetap memegang kayak dan tetap mengapung sementara paus terus berenang di belakangnya. “Pegang, pegang!” seru Dell.
ADVERTISEMENT
“Tenang, santai, aku ikut. Ayo kita ke pantai,” tambah Dell kepada Adrian.
Kepada saluran TVN Chili, Adrian yang berusia 24 tahun mengatakan bahwa sebelum dia ditelan paus, Adrian melihat hewan raksasa berwarna biru dan putih lewat dekat wajahnya, dan tiba-tiba hewan itu berada di sisi dan atas kepalanya.
“Saya tidak mengerti apa yang terjadi, dan kemudian saya tenggelam. Saya pikir itu (paus) telah memakan saya,” katanya.
Sementara menurut kesaksian Dell, kejadiannya begitu cepat. Saat ia melihat ke belakang, Dell sudah tidak melihat Adrian ada di tempat.
“Itu satu-satunya momen ketakutan yang benar-benar saya rasakan, karena saya tidak melihatnya selama tiga detik. Dan tiba-tiba dia melesat keluar,” ungkap Dell.
Menurut ahli, paus tak akan mungkin menelan pendayung kayak karena mereka memiliki tenggorokan kecil.
ADVERTISEMENT
“Tampaknya kayak itu berada tepat di tempat paus mencari makan krill atau ikan. Itulah sebabnya ia terlihat muncul ke permukaan secara menyamping, dengan mulut terbuka,” kata ahli biologi kelautan dari University of Chile, Maria Jose Perez, kepada AFP.
“Peristiwa semacam ini sangat langka dan hanya terjadi di dekat perahu yang tidak bersuara, seperti kayak. Puas tersebut mungkin tidak menyadari keberadaan perahu kecil tersebut.”