Kumparan Logo

Dikira Eksim Berbulan-bulan, Ternyata Ada ‘Bulu Ulat’ di Bawah Kulit Pria Ini

kumparanSAINSverified-green

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Anak Eksim Foto: Shutterstock
zoom-in-whitePerbesar
Anak Eksim Foto: Shutterstock

Bayangkan jika ada bagian dari ulat yang masuk ke dalam kulit tanganmu, bersemayam berbulan-bulan hingga menyebabkan nyeri luar biasa. Terdengar ngeri dan tak masuk akal. Tapi ini benar-benar terjadi dunia nyata dan menimpa seorang pria asal China.

Kasus yang terbit di jurnal BMJ Case Reports, menjelaskan seorang pria asal China mengalami gangguan pada pergelangan tangannya, berupa bercak merah. Pria itu kemudian mengunjungi dokter dan didiagnosis menderita eksim.

Si pria diberi obat krim steroid topikal serta antihistamin oral. Lima bulan berlalu, eksim di tangannya tak kunjung sembuh. Ia tetap merasakan nyeri yang menusuk-nusuk kulitnya. Pria itu lalu mengunjungi dokter lain dan menjalani pemeriksaan patologis.

Di departemen Dermatologi di First Affiliated Hospital of Fujian Medical University, di China, si pria menerima biopsi pada bagian pergelangan tangan yang sakit. Hasilnya bikin kaget dokter. Di dalam kulit pasien terdapat struktur unik, memiliki dinding tegas dengan permukaan berongga dan berukuran pendek. Struktur itu dikelilingi oleh sel darah putih. Ini artinya, ada penyusup yang masuk ke dalam kulit pasien.

Kiri atas: eksim pasien. Kanan bawah: ulat ngengat spons tertutup setae. Kanan atas: gambar histopatologi setae ulat. Foto: BMJ Case Reports

Setelah melakukan analisis lebih lanjut, dokter menyimpulkan bahwa struktur tersebut adalah setae ulat, yakni bulu seperti rambut yang menutupi tubuh hewan merayap dan tampak menyeramkan.

Usut punya usut, lima bulan lalu pasien ternyata pernah manjat pohon apel lilin yang dipenuhi oleh ulat ngengat spons. Ulat ngengat spons ini memang terkenal sering menyebabkan iritasi pada kulit manusia ketika tersentuh.

“Jika kulit terkena ujung bulu ulat dan tertusuk, ini bisa diobati dengan antihistamin agar tidak gatal-gatal,” kata Dr Abigail Waldman, seorang dokter kulit di Brigham and Women's Hospital di Boston, di Country Living, sebagaimana dikutip IFL Science. “Atau untuk kasus yang parah, kamu bisa mendapatkan steroid topikal dari dokter.”

Untuk kasus kali ini, si pria harus mendapatkan perawatan ekstra karena setae telah menyebabkan pembentukan sel darah putih di sekitar kulit yang terluka. Dokter menyuntikan steroid secara teratur ke dalam lesi selama lima bulan. Beruntung, tangan pasien sekarang sudah sembuh.