Kumparan Logo

Fosil Dinosaurus yang Mati saat Asteroid Hantam Bumi Ditemukan

kumparanSAINSverified-green

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Ilustrasi dinosaurus dihantam hujan asteroid. Foto: Shutterstock
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi dinosaurus dihantam hujan asteroid. Foto: Shutterstock

Sekelempok peneliti mengklaim telah menemukan sebuah fosil dinosaurus yang diperkirakan mati pada waktu asteroid menghantam Bumi. Fosil super langka tersebut ditemukan ditemukan di situs purbakala Tanis, Dakota Utara, Amerika Serikat (AS).

Fosil yang ditemukan berupa kaki dinosaurus dengan kulit yang masih menempel. Berdasarkan tempat fosil ditemukan, tim peneliti yang dipimpin oleh Robert DePalma, mahasiswa doktoral di University of Manchester, menyebut dinosaurus itu mati dan terkubur karena dampak asteroid menghantam Bumi pada 66 juta tahun lalu.

Spesimen ikan juga ditemukan di situs Tanis. Sama seperti temuan fosil dinosaurus, spesimen tersebut juga diduga mati pada saat asteroid jatuh ke Bumi.

Kami memiliki begitu banyak hal dari situs ini yang memberi tahu apa yang terjadi dari waktu ke waktu, mirip seperti menonton film. Anda melihat kolam batu, fosil, dan membawa Anda kembali ke masa lampau,

- Robert DePalma, Peneliti dan Mahasiswa Doktoral University of Manchester -

video youtube embed

Batu dari luar angkasa selebar 12 kilometer yang telah menghantam Bumi dan menyebabkan kepunahan massal terakhir juga ditemukan oleh tim peneliti DePalma. Dampak asteroid teridentifikasi hingga Teluk Meksiko, di lepas pantai Semenanjung Yucatan yang berjarak 3.000 kilometer jauhnya dari situs Tanis.

Keberadaan situs Tanis sendiri pertama kali diumumkan ke publik di majalah New Yorker pada 2019. Banyak pihak yang akhirnya menguji temuan dinosaurus di Tanis, salah satunya Profesor Paul Barrett dari Natural History Museum London.

Barret yang juga seorang ahli di bidang dinosaurus ornithischia memperkirakan fosil yang baru ditemukan adalah Thescelosaurus. Asumsi ini didapatkan setelah ia tak melihat adanya penyakit pada kaki dinosaurus ataupun bukti gigitan yang menyebabkan kerusakan, sehingga hewan tersebut kemungkinan besar langsung mati setelah asteroid jatuh.

“Fosil ini adalah Thescelosaurus. Kami tidak memiliki catatan sebelumnya tentang seperti apa kulitnya, dan ini menunjukkan dengan sangat meyakinkan bahwa hewan ini sangat bersisik seperti kadal. Mereka tidak berbulu seperti hewan pemakan daging di zamannya,” jelas Barret, seperti dikutip BBC.

Situs Tanis sendiri menyimpan beragam sisa-sisa hewan dan tumbuhan beragam yang tampaknya telah menyatu bersama menjadi timbunan sedimen oleh gelombang air sungai.