Kumparan Logo

Foto: Melihat Penampakan Lumba-lumba Vaquita Langka di Teluk California

kumparanSAINSverified-green

ยทwaktu baca 1 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Mamalia laut paling langka di dunia, lumba-lumba vaquita, tampaknya tidak mengalami penurunan populasi sejak Oktober 2021, menurut penelitian baru yang dilakukan Sea Shepherd yang terbit pada Rabu (7/6). Sea Sheperd merupakan organisasi non-pemerintah yang misinya membantu mencegah kepunahan lumba-lumba vaquita.

Lumba-lumba vaquita merupakan hewan berhabitat asli di Teluk California, Meksiko. Pemerintah setempat mendapat tekanan dari peneliti untuk menindak praktik penangkapan ikan ilegal yang membuat vaquita terancam punah.

Ahli biologi memperkirakan ada sekitar 20 atau kurang dari 20 ekor lumba-lumba vaquita yang tersisa per 2018. Sebelumnya mereka juga menemukan kematian vaquita karena jaring ikan lebih banyak tiap tahun dibandingkan kelahirannya.

Lumba-lumba vaquita yang terancam punah terlihat di laut dekat San Felipe, di Teluk California, negara bagian Baja California, Meksiko 20 Mei 2023. Foto: Sea Shepherd Conservation Society/Handout via REUTERS

Namun, misi pengawasan terbaru Sea Shepherd mengatakan mereka melihat sekitar belasan vaquitas yang tampak sehat, termasuk anakan lumba-lumba. Jumlahnya diperkirakan 'sama' dengan survei terakhir yang dilakukan pada Oktober 2021 silam.

"Melihat kondisi lumba-lumba vaquitas yang sehat tanpa gangguan membuat kami optimis bahwa spesies ini tidak akan terus menurun menuju kepunahan selama tindakan konservasi dapat berlanjut," ungkap sebuah laporan, seperti dikutip Reuters.