Kumparan Logo

Gigi Hiu Purba Raksasa Megalodon Ditemukan di Pantai AS

kumparanSAINSverified-green

clock
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Gigi hiu Megalodon ditemukan di Pantai Wrightsville, North Carolina, AS. (Foto: @whatsupwilmington via Instagram)
zoom-in-whitePerbesar
Gigi hiu Megalodon ditemukan di Pantai Wrightsville, North Carolina, AS. (Foto: @whatsupwilmington via Instagram)

Sepasang kekasih asal North Carolina, AS, menemukan suatu benda yang unik dan tak biasa di Pantai Wrightsville. Ketika tengah berjalan di pantai, mereka menemukan sebuah gigi milik hiu purba Megalodon.

Menurut laporan Inquisitr, gigi Megalodon tersebut memiliki panjang 10,16 sentimeter. Fosil gigi ini diprediksi sudah berusia 2,6 juta tahun.

Gigi Megalodon ditemukan pada 14 Agustus lalu oleh Sydney Williams dan pacarnya Brian Piccirilli, yang gemar berjalan di pantai setiap pagi.

Pasangan ini begitu bahagia dengan penemuan mereka, karena ini adalah yang pertama kalinya bagi mereka menemukan sesuatu yang penting dan bersejarah di pantai.

Williams dan Piccirilli berencana akan menyimpan gigi Megalodon. Gigi tersebut akan dipajang dalam sebuah kotak untuk diperlihatkan ke keluarga dan temannya.

"Kami memanggil orang tua kami. Mereka sangat senang," ucap Piccirilli. "Dan kemudian dipamerkan ke semua orang di tempat kerja."

instagram embed

Penemuan gigi Megalodon dikonfirmasi oleh rekan pasangan ini, Audrey Longtin. Longtin sendiri gemar membuat perhiasan dari gigi hiu yang ditemukannya saat menyelam di laut dekat Pantai Wrightsville.

Megalodon sendiri bisa tumbuh hingga berukuran 18 meter dan merupakan hiu terbesar yang pernah hidup di Bumi. Hiu purba ini sudah punah dan sebagian besar fosilnya yang ditemukan telah berumur 15 juta tahun.

Ini bukan pertama kalinnya gigi Megalodon ditemukan di pantai North Carolina. Pengunjung pantai juga pernah menemukan gigi hiu raksasa itu ketika fosilnya hanyut di pantai oleh Badai Joaquin pada 2015 lalu.

Ikan hiu Megalodon. (Foto: Alberto Collareta/Palaeogeography, Palaeoclimatology, Palaeoecology)
zoom-in-whitePerbesar
Ikan hiu Megalodon. (Foto: Alberto Collareta/Palaeogeography, Palaeoclimatology, Palaeoecology)