kumparan
18 Maret 2019 7:04

Hampir Setengah Wanita di Inggris Tak Tahu Letak Vagina

Ilustrasi Vagina
Ilustrasi vagina. Foto: Shutterstock
Percaya atau tidak, masih banyak pria yang berpikir bahwa vagina sama dengan uretra atau lubang kencing ataupun sebaliknya. Ini lantaran kebanyakan pria membayangkan bahwa alat kelamin wanita memiliki fungsi hampir sama dengan alat kelami miliknya, satu lubang berguna untuk buang air kecil sekaligus untuk bereproduksi.
ADVERTISEMENT
Akan tetapi, yang cukup mencengangkan, ternyata bukan hanya pria yang tidak mampu mengidentifikasi bagian vagina. Ternyata hampir separuh wanita di Inggris juga tak tahu letak vagina.
Hasil statistik yang mengejutkan itu didasarkan pada hasil penelitian YouGov yang hendak mencari tahu tentang seberapa baik orang Inggris mengetahui tubuh mereka sendiri. Hasil penelitian ini memaparkan bahwa ternyata 45 persen wanita dan 59 persen pria di Inggris tidak mengetahui dengan pasti di mana letak vagina.
Di sisi lain, 69 pria justru mengetahui betul di mana posisi klitoris dan 71 persen wanita pun demikian.
Sementara secara keseluruhan, 58 persen orang Inggris tidak dapat mengidentifikasi uretra dan 47 persen dari mereka, baik pria maupun wanita, tidak dapat mengidentifikasi letak labia.
ADVERTISEMENT
Ketidaktahuan tersebut bukan sekadar masalah minimnya wawasan akan istilah-istilah yang tepat untuk penamaan bagian-bagian di sekitar organ vital. Sebab, pada dasarnya masih banyak orang yang betul-betul tidak dapat membedakan vagina dan uretra.
"Kami (memang) menerima jawaban yang salah diejakan tetapi (maksudnya) jelas benar," tutur salah satu anggota penelitian YouGov. Misalnya penyebutan “lubang kencing” untuk “uretra” atau “bibir” untuk “labia”.
Untuk mereka yang salah eja tapi maksudnya benar, tim peneliti sudah dan tetap memasukkannya ke dalam kelompok responden yang benar. Jadi, angka dari hasil riset ini betul-betul menunjukkan bahwa hampir setengah wanita di Inggris benar-benar tidak tahu letak vagina.
Yang lebih mengkhawatirkan, hampir setengah dari jumlah total wanita yang disurvei juga tidak menyadari bahwa mereka tidak seharusnya membersihkan bagian dalam vagina mereka. Selain itu sepertiga dari peserta justru berpikir bahwa mereka harus mencuci bagian vagina mereka setiap hari. Bahkan seperenam dari peserta berpikir bahwa mereka perlu mencuci vagian mereka dengan sabun.
ADVERTISEMENT
Padahal, pada dasarnya vagina mengandung banyak bakteri baik. Mencuci bagian dalamnya, bahkan tanpa menggunakan sabun, akan mengganggu keseimbangan bakteri ini dan justru dapat dengan mudah menyebabkan infeksi.
Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan