Heboh 2 Panda Disebut Telantar di Kebun Binatang AS, Begini Kondisinya

3 Maret 2023 15:21
·
waktu baca 3 menit
comment
1
sosmed-whatsapp-white
copy-link-circle
more-vertical
YaYa si Panda Raksasa beristirahat di habitatnya di Kebun Binatang Memphis di Memphis, Tennessee, AS, 18 Oktober 2020. Foto: Karen Pulfer Focht/REUTERS
zoom-in-whitePerbesar
YaYa si Panda Raksasa beristirahat di habitatnya di Kebun Binatang Memphis di Memphis, Tennessee, AS, 18 Oktober 2020. Foto: Karen Pulfer Focht/REUTERS
Kebun binatang di Memphis, Tennessee, AS, tengah menjadi sorotan di dunia maya belakangan ini. Mereka dianggap menelantarkan dua ekor panda raksasa yang dipinjam dari China selama 20 tahun.
Para aktivis hewan di seluruh dunia mengkritik Kebun Binatang Memphis (Memphis Zoo) karena mengabaikan kesehatan dan kesejahteraan dua panda yang dirawatnya, Ya Ya dan Le Le, sejak beberapa tahun terakhir. Organisasi advokasi hewan In Defense of Animals (IDA) and Panda Voices merupakan dua di antaranya yang ikut memprotesnya.
Kondisi kedua hewan tersebut dikabarkan cukup buruk. Berdasarkan gambar yang diunggah Panda Voices di situs web resminya, badan si panda terlihat kurus dan bulunya kotor.
IDA juga memposting video kedua panda di YouTube dan Twitter pada Februari 2022 lalu. Video tersebut memperlihatkan Ya Ya dan Le Le mondar-mandir di kandangnya, diduga karena stres.
"Di Kebun Binatang Memphis, panda Ya Ya dan Le Le menderita kekurangan fisik, mental, dan emosional," kata IDA di videonya. Ini dibuktikan dengan serangan fisik dari penderitaan mental mereka, termasuk kurang makan dan menyakiti diri sendiri.
Dengan kondisi yang meprihatinkan, mereka mendesak Kebun Binatang Memphis untuk mengembalikan Ya Ya dan Le Le ke habitat aslinya, China.

Panda Dikembalikan ke China, tapi Salah Satu Ada yang Mati

Memphis Zoo sendiri sudah angkat bicara terkait isu kedua pandanya yang semakin ramai sejak 2021 itu. Pihak kebun binatang mengaku terus berkomunikasi dengan organisasi yang menyuarakan perhatian terhadap panda yang dirawatnya.
"Saya meyakinkan Anda bahwa kedua panda dimonitor oleh penjaga dan staf dokter hewan setiap hari," kata juru bicara kebun binatang, Jessica Faulk, seperti dikutip media lokal Memphis Flyer. “Kami juga terus berkomunikasi dengan kolega kami di China, serta Association of Zoos and Aquariums, dan mengirimkan pembaruan informasi bulanan kepada mereka.”
Pada Desember 2022, Memphis Zoo akhirnya mengumumkan kedua spesies beruang tersebut bakal dikembalikan ke China. Namun juru bicara kebun binatang mengatakan keputusan tersebut tidak ada hubungannya dengan tekanan dari para grup advokasi hewan, seperti dikutip Reuters.
Ya Ya (22) dan Le Le (24) kembali ke habitat aslinya, karena perjanjian masa 'pinjaman' dua dekade telah berakhir dengan Chinese Association of Zoological Gardens. Keduanya akan dipulangkan pada April 2023 mendatang.
"20 tahun yang luar biasa membina hubungan ini dengan Ya Ya, Le Le, dan Chinese Association of Zoological Gardens, serta kami berharap dapat melanjutkan kemitraan ini di masa depan," ucap Memphis Zoo.
Le Le si Panda Raksasa makan bambu di habitatnya di Kebun Binatang Memphis, 1 November 2022. Foto: Karen Pulfer Focht/REUTERS
zoom-in-whitePerbesar
Le Le si Panda Raksasa makan bambu di habitatnya di Kebun Binatang Memphis, 1 November 2022. Foto: Karen Pulfer Focht/REUTERS
Sayang, sebelum kesempatan pulang itu terjadi, Le Le mati pada 1 Februari 2023.
Tim peneliti dari China dan AS telah menginvestigasi penyebab kematian Le Le. Hasil autopsinya menyebutkan si panda mati akibat serangan jantung.
Chinese Association of Zoological Gardens mengatakan pemerintah tetap bersiap menyambut kepulangan Ya Ya. Otoritas disebutnya telah mengeluarkan izin impor dan karantina, termasuk mengonfirmasi tempat karantina untuk Ya Ya.
“Pihak China dan Amerika sedang menjalin hubungan… sehingga Ya Ya dapat diangkut kembali ke China sesegera mungkin,” ujar asosiasi tersebut, seperti dikutip South China Morning Post.