Tekno & Sains
·
4 Agustus 2021 8:35
·
waktu baca 4 menit

Hewan Aneh Ini Punya Ratusan Pantat, Tempat Mata dan Otak Tumbuh

Konten ini diproduksi oleh kumparan
Hewan Aneh Ini Punya Ratusan Pantat, Tempat Mata dan Otak Tumbuh (91422)
searchPerbesar
Ramisyllis multicaudata, hewan aneh yang punya ratusan pantat dengan mata dan otak. Struktur kuning adalah diferensiasi tabung pencernaan yang khas dari famili Syllidae. Foto: Ponz-Segrelles G, Glasby CJ, Helm C, et al. Integrative anatomical study of the branched annelid Ramisyllis multicaudata (Annelida, Syllidae). Journal of Morphology. 2021;1-17.
Ada berapa banyak pantat yang dimiliki makhluk hidup? Kebanyakan hewan, termasuk manusia, hanya punya satu pantat. Namun, hewan aneh ini punya ratusan pantat di tubuhnya.
ADVERTISEMENT
Tak hanya punya ratusan pantat, cacing dengan nama ilmiah Ramisyllis multicaudata ini semakin aneh ketika siap reproduksi. Para ilmuwan menemukan bahwa saat reproduksi, di setiap pantat cacing itu tumbuh mata dan otak.
Untuk memahami bagaimana anatomi tubuh cacing aneh tersebut, para ilmuwan internasional kemudian membuat penelitian yang hasilnya dipublikasi di Journal of Morphology pada April 2021.
Para ilmuwan mengatakan, Ramisyllis multicaudata adalah cacing tersegmentasi, atau annelida, dalam famili Syllidae. Famili ini mencakup seribu spesies yang berbeda, tetapi hanya dua di antaranya yang tumbuh besar dan memiliki tubuh bercabang, yakni Ramisyllis multicaudata dan cacing laut dalam Syllis ramosa.
Tubuh bercabang cukup umum pada tumbuhan dan jamur. Namun, pada hewan, hampir tidak pernah ditemukan. Faktanya, para ilmuwan hanya menemukan Ramisyllis multicaudata dan Syllis ramosa yang memiliki fitur tubuh unik semacam ini.
ADVERTISEMENT
Sejauh ini, para peneliti masih belum dapat menganalisis secara utuh Syllis ramosa yang pertama kali ditemukan di abad ke-19 karena kesulitan mengekstraknya dari jaringan spons laut, inang sekaligus tempat tinggal cacing tersebut.
Meski demikian, teka-teki soal anatomi tubuh cacing annelida dapat terkuak lewat analisis cacing Ramisyllis multicaudata baru-baru ini.
Hewan Aneh Ini Punya Ratusan Pantat, Tempat Mata dan Otak Tumbuh (91423)
searchPerbesar
Bagian tubuh Ramisyllis multicaudata yang diangkat dari spons laut. Foto: Ponz-Segrelles G, Glasby CJ, Helm C, et al. Integrative anatomical study of the branched annelid Ramisyllis multicaudata (Annelida, Syllidae). Journal of Morphology. 2021;1-17.
"Penelitian kami memecahkan beberapa teka-teki yang diajukan hewan penasaran ini sejak annelida bercabang pertama ditemukan pada akhir abad ke-19," kata penulis senior studi dari Universitas Göttingen, Maite Aguado, dalam pernyataan resminya.
“Kami dapat menghitung lebih dari 500 (cabang) dalam satu spesimen, tetapi kami pikir mereka dapat dengan mudah mencapai 1.000,” kata Aguado dalam pernyataannya yang lain kepada Gizmodo.

Cacing aneh yang punya ratusan pantat dengan otak

Ramisyllis multicaudata pertama kali ditemukan di Australia pada 2006 lalu. Hewan yang hidup di spons laut ini kemudian secara resmi dikenal komunitas ilmiah pada 2012.
ADVERTISEMENT
“Ramisyllis multicaudata berarti 'syllis percabangan berekor banyak',” kata Australian Academy of Science pada 2019 lalu. “Ini adalah cacing dalam keluarga Syllidae dengan satu kepala dan hingga seratus atau lebih ekor. Untuk melakukan ini, ia melakukan sesuatu yang hampir tidak dilakukan hewan lain - ia bercabang.”
Berdasarkan analisis para ilmuwan di Journal of Morphology, cacing aneh Ramisyllis multicaudata memiliki sejumlah besar lubang dubur, atau ani, dengan "satu per setiap ujung posterior.”
Unit tersegmentasi cacing tersebut, yang disebut stolon, terbentuk di ujung pantat. Bagian tubuh ini tidak hanya menghasilkan organ seksual tetapi juga "kepala sederhana dengan matanya sendiri," kata para ilmuwan.
"Begitu stolon siap, ia melepaskan diri dari bagian tubuh lainnya dan berenang bebas sampai kawin dan mati,” kata para peneliti dalam laporannya. Para ilmuwan menunjukkan bahwa ketika tubuh hewan-hewan ini membelah, begitu juga semua organ dalam mereka, sesuatu yang belum pernah diamati sebelumnya.
Hewan Aneh Ini Punya Ratusan Pantat, Tempat Mata dan Otak Tumbuh (91424)
searchPerbesar
Spons laut tempat hidup Ramisyllis multicaudata. Foto: Ponz-Segrelles G, Glasby CJ, Helm C, et al. Integrative anatomical study of the branched annelid Ramisyllis multicaudata (Annelida, Syllidae). Journal of Morphology. 2021;1-17.
Lebih lanjut, untuk memahami cara kerja tubuh internal cacing ini, para peneliti kemudian menggunakan mikroskop, pemindaian mikrotomografi terkomputasi sinar-X (mikro-CT), pewarnaan jaringan dan analisis kimia. Mereka menemukan, di setiap stolon cacing ini ada otak dan sistem saraf, dengan cincin padat ujung saraf pelepas serotonin yang diposisikan tepat di belakang setiap kepala stolon.
ADVERTISEMENT
Para peneliti menemukan pembuluh darah yang membentang melalui semua cabang Ramisyllis multicaudata. Meski demikian, mereka tidak menemukan struktur yang menyerupai hati.
Selain itu, cacing ini juga punya organ pencernaan di masing-masing batang tubuh. Cacing ini pun memiliki "jembatan otot" yang kuat — struktur otot tebal yang belum pernah terlihat sebelumnya pada cacing — terbentuk di persimpangan setiap cabang baru. Dengan menganalisis bentuk jembatan otot ini, para ilmuwan dapat mengetahui cabang tubuh mana yang lebih tua dan mana yang terbentuk lebih baru.
Penemuan lain yang tidak biasa adalah bahwa meskipun sistem pencernaan cacing tampaknya berfungsi, "usus mereka tampaknya selalu kosong," kata penulis utama studi sekaligus ahli zoologi di Autonomous University of Madrid, Guillermo Ponz-Segrelles, kepada Live Science.
ADVERTISEMENT
Meski berhasil mendeskripsikan anatomi tubuh hewan aneh yang punya ratusan pantat dan tubuh bercabang, para peneliti menyebut bahwa masih banyak penelitian lanjutan yang perlu dilakukan.
“Masih ada jalan panjang untuk memahami sepenuhnya bagaimana hewan-hewan menarik ini hidup di alam liar. Misalnya, penelitian ini menyimpulkan bahwa usus hewan-hewan ini bisa berfungsi, namun tidak ada jejak makanan yang pernah terlihat di dalamnya dan masih menjadi misteri bagaimana mereka bisa memberi makan tubuh bercabang besar mereka,” kata Aguado.
Baca Lainnya
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020