Hutan Amazon Bisa Jadi Sumber Virus Corona Selanjutnya, Ini Alasannya

17 Mei 2020 9:01 WIB
comment
7
sosmed-whatsapp-white
copy-link-circle
more-vertical
Ilustrasi Hutan Amazon. Foto: AFP/MAURO PIMENTEL
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Hutan Amazon. Foto: AFP/MAURO PIMENTEL
ADVERTISEMENT
Deforestasi yang terus berlangsung di Hutan Amazon bisa menyebabkan pandemi akibat virus corona kembali muncul di masa mendatang. Peringatan itu disampaikan ahli ekologi Brasil, David Lapola.
ADVERTISEMENT
Ia mengatakan, perambahan hutan oleh manusia bisa memicu munculnya wabah penyakit zoonosis yaitu penyakit yang menular dari hewan ke manusia.
Salah satu penyakit zoonosis adalah COVID-19 yang dipercaya oleh para ilmuwan berasal dari virus corona yang dibawa kelelawar dan menular kepada manusia lewat hewan perantara. Virus itu dinamakan SARS-CoV-2. Lapola mengatakan, proses serupa dapat berlangsung di Hutan Amazon yang menyimpan banyak virus.
“Terdapat banyak virus yang tersimpan di hutan Amazon,” jelasnya, seperti diberitakan AFP.
Sejumlah orang yang berasal dari Suku Mura menunjukan deforestasi di dalam hutan Amazon, Brasil. Foto: REUTERS/Ueslei Marcelino
Menurut Lapola, kondisi Hutan Amazon sedang mengkhawatirkan. Sebab, hutan hujan tropis terbesar di dunia ini terus mengalami deforestasi secara masif.
Tahun lalu, di bawah kepemimpinan Presiden Jair Bolsonaro, angka deforestasi di Hutan Amazon meningkat tajam hingga 85 persen. Sebanyak 10.000 kilometer persegi wilayah hutan, atau wilayah hampir seluas Lebanon, telah hilang akibat deforestasi.
ADVERTISEMENT
Tren tersebut kembali terulang tahun ini. Menurut National Space Research Institute (INPE) Brasil, sejak Januari sampai April sekitar 1.202 kilometer persegi wilayah Hutan Amazon mengalami deforestasi.
Meningkatnya angka deforestasi disebabkan kebijakan Presiden Jair Bolsonaro yang ingin membuka wilayah di Amazon untuk proyek pertambangan dan agrikultur.
Lapola mengatakan angka tersebut merupakan berita buruk, tidak cuma untuk Bumi, tetapi untuk kesehatan manusia. Sebab tingginya angka deforestasi bisa menciptakan ketidakseimbangan ekologi yang dapat berujung pada penularan virus dari hewan ke manusia.
Pola penularan penyakit zoonosis serupa juga pernah berlangsung pada kasus penyebaran penyakit HIV, Ebola, dan demam berdarah. Tiga virus tersebut muncul dan menyebar luas akibat ketidakseimbangan ekologi.
Sejauh ini, sebagian besar wabah penyakit yang muncul di Asia dan Afrika diduga terkait dengan spesies kelelawar tertentu. Namun keanekaragaman ekologi di Hutan Amazon bisa membuat wilayah itu menyimpan virus corona dalam jumlah besar.
ADVERTISEMENT
(Simak panduan lengkap corona di Pusat Informasi Corona)
***
Yuk! bantu donasi atasi dampak corona.
.