Ilmuwan Temukan Fosil Monster Laut di Polandia

Fosil monster laut kuno berusia 150 juta tahun berhasil ditemukan di Polandia belum lama ini. Sosok monster laut yang dimaksud adalah reptil raksasa bernama pliosaurus. Penemuan fosil monster laut ini telah dipublikasikan dalam jurnal ilmiah Proceedings of the Geologists' Association.
Sebelum punah, pliosaurus hidup dengan ukuran tubuh sepanjang 9 meter. Sementara bobot tubuhnya diperkirakan mencapai beberapa ton.
Ilmuwan menemukan fosilnya di ladang jagung Krzyzanowice, dekat pegunungan Swietokryzyskie. Menurut laporan Fox News, di lokasi tersebut memang terdapat banyak fosil reptil pesisir dan pelagis.
Daniel Tyborowski merupakan ahli paleontologi yang menjadi salah satu penemu fosil pliosaurus. Ia menjelaskan secara rinci seberapa besar reptil laut itu.
"Mereka memiliki tengkorak besar yang kuat dan rahang besar dengan gigi besar dan tajam," kata Tyborowski, seperti dikutip Fox News. "Tungkai mereka berbentuk sirip."
Menurut Tyborowski, semasa hidupnya, pliosaurus menyantap makanan jenis apa pun yang mereka temukan. Reptil laut yang memiliki dua pasang sirip itu, hidup selama periode Jurassic akhir.
Selain pliosaurus, para ilmuwan juga menemukan tulang-belulang penyu kuno, plesiosaurus, dan nenek moyang buaya modern.
"Penyu memakan siput besar, sementara mereka sendiri menjadi mangsa dari buaya berukuran besar," sambung Tyborowski. "Kami mengetahuinya karena kami menemukan bekas gigi yang ditinggalkan oleh reptil itu di cangkang kura-kura. Di sisi lain, pliosaurus yang kuat memburu semua hewan yang fosilnya kami temukan di situs ini."
Ini merupakan kali pertama fosil dari hewan-hewan kuno yang telah punah ditemukan di Polandia. Tyborowski pun berharap ada lebih banyak lagi fosil reptil yang akan ditemukan di lokasi penemuan fosil pliosaurus. Total ada beberapa ratus tulang yang berhasil ditemukan di situs yang sama sejauh ini.
Pada Desember 2018 lalu, fosil monster laut berusia 180 juta tahun dari zaman Jurassic juga ditemukan. Mereka berhasil diidentifikasi dari lemak dan kulit yang ditemukan ilmuwan. Temuan tersebut pun menunjukkan bahwa monster laut ini lebih mirip dengan lumba-lumba modern yang hidup saat ini, dibandingkan lumba-lumba kuno yang hidup di masa lampau.
