Ilmuwan UGM Bikin Ring Jantung Bernama Inastent, Bakal Uji Coba ke Manusia
·waktu baca 2 menit

Para peneliti Universitas Gadjah Mada (UGM) tengah mengembangkan ring jantung atau stent jantung yang diberi nama Inastent. Riset pengembangan ring jantung ini sudah dimulai sejak 2013, dan kini telah mendapat paten terkait desain dan bahan prototipe ring jantung.
“Jika tidak ada kendala, kita targetkan akan dilakukan uji klinis mulai tahun depan,” kata Prof Widowati Siswomihardjo, tim peneliti dalam keterangan yang diterima kumparan, Jumat (5/7).
Total, ada 40 peneliti yang terdiri dari dosen dan mahasiswa yang terlibat dalam produk inovasi di bidang kesehatan ini.
Saat ini, produk ring jantung tengah diuji coba dengan di pasang pada hewan. Apabila berhasil dan tidak ada kendala apa pun, uji coba akan dilakukan pada manusia atau pasien yang mengalami riwayat penyakit jantung.
Widowati mengatakan, selama ini riset memang membutuhkan waktu yang panjang lantaran pemilihan bahan untuk ring melibatkan peneliti lintas disiplin ilmu.
"Bisa dikatakan ada dua inovasi riset yang kita lakukan, terkait bahan metal stent yang sudah dipatenkan sebagai stent generasi pertama. Untuk generasi selanjutnya terkait drug eluting stent," ujarnya.
Soal kapan ring jantung Inastent bisa diproduksi secara massal? Widowati belum menentukannya. Yang pasti, kata dia, jika nantinya produk lolos uji klinis dan dapat izin edar, diharapkan harganya bisa lebih murah dari produk impor.
"Seharusnya lebih murah dan dicover BPJS," jelasnya.
