Ilmuwan Ungkap Apa yang Kamu Telan saat Minum Air Laut
·waktu baca 3 menit

Pernahkah kamu berenang di laut terus enggak sengaja minum airnya? Ternyata, selain air dan garam, ada makhluk lain yang masuk ke dalam lambungmu saat kamu minum air laut.
Dalam sebuah postingan di TikTok, profesor biologi, Adolfo Sánchez-Blanco atau lebih dikenal sebagai dr. bioforever, berbagi pengetahuan kepada para kita semua tentang kehidupan mikroskopis yang mungkin ada di dalam seteguk air asin.
“Itu tergantung di mana sampel air laut diambil,” kata Sánchez-Blanco sebagaimana dikutip Newsweek.
Sánchez-Blanco menjelaskan, lautan sebenarnya penuh dengan kehidupan mikroskopis. Kehidupan mikroskopis ini sangat penting untuk ekosistem laut. ini karena makhluk kecil tersebut memainkan peran penting dalam jaringan makanan laut.
“Saya selalu terpesona dengan fakta bahwa lautan penuh dengan kehidupan mikroskopis dan ingin membuat video tentang ini agar orang-orang dapat menyadari fakta menarik ini.”
Dalam unggahan video di TikTok yang telah ditonton lebih dari 6,8 juta kali, Sánchez-Blanco mencoba melihat makhluk macam apa yang sebenarnya terkandung di air laut. Dia mengambil sampel air laut dan meneteskannya di bawah mikroskop. Setiap tetesan berisik banyak mikroorganisme. Beberapa makhluk kecil tersebut termasuk:
Larva Nauplius dari krustasea mikroskopis
Diatom
Fustule
Dinoflagellata
Colonial diatom dan protozoa
Faktanya, Sánchez-Blanco mengatakan mikroorganisme yang ada dalam video tidak berbahaya. Sebagian besar mikroorganisme yang ditemukan adalah organisme planktonik yang cukup penting.
“Sebagai contoh, banyak organisme yang kamu lihat disebut diatom. Diatom adalah ganggang mikroskopis yang sangat melimpah sehingga melalui fotosintesis, mereka menghasilkan setidaknya 20 persen oksigen di planet kita,” ujarnya.
Namun, apa jadinya jika hewan kecil ini tertelan dalam tubuh?
Sánchez-Blanco mengatakan, jika seseorang hanya minum sedikit air laut secara tidak sengaja, orang tersebut tidak perlu khawatir karena itu tak akan membahayakan. Asam hidroklorat yang dihasilkan perut akan membunuh mikroorganisme saat masuk ke dalam sistem pencernaan.
"Mikroorganisme ini tidak berbahaya," paparnya. "Masalahnya adalah ketika lautan tercemar. Ini akan mengubah keseimbangan ekosistem, dan bakteri berbahaya atau ganggang beracun akan tumbuh subur. Hal ini dapat menyebabkan infeksi saluran cerna, masalah kulit, atau masalah lain yang lebih buruk."
Sánchez-Blanco sendiri merupakan pengajar di Capital Community College di Hartford, Connecticut, AS. Dia banyak membuat video edukasi untuk murid-muridnya.
“Tujuan utama saya adalah menggunakan kekuatan media sosial untuk menggairahkan para siswa mempelajari materi yang kami bahas di kelas,” pungkas Sánchez-Blanco.
"Kebanyakan saya membuat video mikroskop. Saya sangat menikmati membuat video tentang fakta biologis menarik apa pun yang dapat saya temui. Saya memiliki minat khusus untuk membuat video di mana saya mengambil sampel kolam atau aliran air terpencil di hutan untuk menunjukkan makhluk mikroskopis yang menakjubkan bisa ditemukan di sana."
