Tekno & Sains
·
22 Juli 2021 6:32
·
waktu baca 2 menit

Ini Burung Sekretaris: Punya Bulu Mata Paling Lentik di Dunia, tapi Mematikan

Konten ini diproduksi oleh kumparan
Ini Burung Sekretaris: Punya Bulu Mata Paling Lentik di Dunia, tapi Mematikan (163121)
searchPerbesar
Burung sekretaris (Sagittarius serpentarius) memiliki bulu mata lentik. Foto: Miiiiina via Pixabay
Burung sekretaris (juga dikenal dengan nama latin Sagittarius serpentarius) menjadi salah satu makhluk yang langsung menarik perhatian karena fisiknya yang mengagumkan nan unik: Kaki panjang serta bulu mata panjang indah – tetapi juga terlahir sebagai pembunuh secara alami.
ADVERTISEMENT
Penampilan keseluruhannya cukup mencolok, dengan bulu abu-abu dan hitam menutupi sebagian besar tubuhnya. Hewan ini dilengkapi dengan garis kuning cerah, merah, atau oranye di bagian depan wajahnya. Sangat kontras dengan bulu kepala hitam dan bulu mata lentik yang panjang.
Dilansir Mashable, burung sekretaris berasal dari sabana dan padang rumput sub-Sahara Afrika. Habitatnya sebagian besar hidup di darat –artinya, waktunya banyak ia habiskan di daratan daripada di udara atau dataran tinggi. Tinggi tubuhnya rata-rata sekitar 1,3 meter yang sebagian besar didukung oleh kaki yang panjang dan kurus.
Sebagai burung pemangsa yang cukup besar, ia memiliki cara untuk membunuh mangsanya dengan kakinya yang kuat sebagai senjatanya. Burung sekretaris akan menggunakan kakinya untuk menendang dan menginjak hewan lain yang potensial jadi makanannya, meliputi hewan pengerat kecil, amfibi, dan reptil. Ia juga memanfaatkan paruhnya yang bengkok untuk menyerang mangsa.
ADVERTISEMENT
Dalam beberapa penelitian, burung sekretaris telah mencatat tendangan hingga lima kali lebih kuat daripada berat badan mereka sendiri. Bahkan, jika dari posisi diam, tendangan yang dihasilkan sangat cepat –setiap kaki menyentuh target hanya dalam 15 milidetik.
Ini Burung Sekretaris: Punya Bulu Mata Paling Lentik di Dunia, tapi Mematikan (163122)
searchPerbesar
Kaki panjang Burung Sekretaris. Foto: antonytrivet via Pixabay
Tetapi di antara semua mangsanya, burung ini dikenal sangat suka menangkap ular. Lapisan sisik di kaki bagian bawah si burung membantu melindunginya dari gigitan ular. Sayap panjangnya digunakan sebagai pengalih perhatian dari serangan ular.
Ketika seekor ular mencoba untuk menggigit burung sekretaris, yang akan ditemukan mungkin seikat bulu di mulutnya sebagai gantinya. Bahkan, nama ilmiahnya Sagittarius serpentarius jika diterjemahkan secara langsung menjadi "pemanah ular".

Asal- usul Nama Burung Sekretaris

Saat ini, masih belum jelas dari mana burung sekretaris mendapatkan namanya, tetapi para ahli menduga bahwa ia dinamai demikian karena cara ia menyelipkan bulu kepalanya di belakang kepalanya seperti bagaimana juru tulis pengacara abad ke-19 akan menyelipkan pena bulu di belakang telinga mereka.
ADVERTISEMENT
Ada juga hipotesis terbaru dari Handbook of the Birds of the World yang menyebutkan bahwa kata "sekretaris" dipinjam dari bahasa Prancis yang mengambil kosakata dari Bahasa Arab saqr-et-tair yang artinya “burung pemangsa”.
Sedangkan untuk nama generik Sagittarius, Animal Diversity Web melaporkan bahwa itu adalah bahasa Latin untuk “pemanah” yang mungkin menyamakan bulu di kepala burung sekretaris seperti sebuah anak panah. Julukan serpentarius mengingatkan keterampilan burung ini sebagai seorang pemburu seperti reptil.

Burung Sekretaris Terancam Punah

Sayangnya, burung sekretaris sudah dianggap rentan terhadap kepunahan, menurut Daftar Merah Spesies Terancam Punah International Union for Conservation of Nature (IUCN).
Banyak habitatnya yang mirip sabana telah dihancurkan dan dibuka untuk pembiakan ternak, yang membuat ketersediaan mangsa –dengan kata lain makanan, menjadi cukup langka.
ADVERTISEMENT
Menurut National Geographic, manusia –terutama penggembala, telah diketahui mengganggu pola perkembangbiakan burung sekretaris, dan para ilmuwan mengatakan bahwa pemantauan yang lebih baik akan diperlukan untuk melacak populasi burung dan menentukan seberapa banyak jumlah mereka yang menurun.